Oleh: Iverdixon Tinungki Puitika adalah risalah kuno tentang puisi dan acting. Dan, di sanalah, di ajang lomba Cipta Puisi bernafas...
Read moreCatatan: Iverdixon Tinungki Dari pinggiran Columbus Ohio Amerika Serikat, 05 Agustus 2026, penyair Donal Toloh mengirimkan saya sebuah puisi karyanya...
Read moreOleh: Iverdixon Tinungki “Ijinkan aku merindukan-Mu Karena hanya dalam dekapan-Mu aku rasakan kehangatan Hanya dalam genggaman-Mu aku temukan kekuatan Hanya...
Read moreSAMO MENCARI CINTA HINGGA KE SURGA (Terinspirasi puisi-puisi Amato Assagaf) Oleh: Iverdixon Tinungki PANGGUNG: Di panggung imajinir itu, segalanya serba...
Read moreOleh: Iverdixon Tinungki “Setiap rumah adalah ruang percakapan dari tubuh ke tubuh. Melihat peristiwa dengan pandangan mata yang tidak pernah...
Read moreOleh: Iverdixon Tinungki “Perempuan adalah rahim semesta, Dari selangkangannya yang koyak, keluar Musa, Daud, Ibrahim, juga Muhammad. Bahkan Maria tak...
Read moreOleh: Iverdixon Tinungki Dalam sebuah puisinya berjudul Arum, Puitika Amato Assagaf adalah bagian dari apa yang digambarkan Enrique Molina, seseorang...
Read moreOleh: Iverdixon Tinungki Ada beberapa perjumpaan puluhan tahun silam dengan penyair Sri Rahmillah Ukoli yang terlupakan begitu saja. Dan saya...
Read morePURI TUA KELUARGA MARISKA Naskah: Iverdixon Tinungki PELAKU DAN KARAKTER ANELA : Gadis 23 tahun. Pengusaha. Pewaris kekuatan mistik PokPok....
Read moreTAMU TAMU IMAJINIR DI HARI TUA Karya: Iverdixon Tinungki Pelaku dan karakter Lazarus: Lelaki (65) seniman Elena: Perempuan (55) mantan...
Read more© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.
© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.