• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, April 24, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Upaya Aktivis Perempuan Memecat JAK dari DPRD Sulut

by Ady Putong
6 Februari 2021
in News
0
Gerakan Perempuan Sulawesi Utara meluncurkan petisi online di Manado Jumat (05/02/2021) sore. (foto: Ady/Barta1)

Gerakan Perempuan Sulawesi Utara meluncurkan petisi online di Manado Jumat (05/02/2021) sore. (foto: Ady/Barta1)

0
SHARES
121
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Aktivis perempuan dari berbagai organisasi di Sulawesi Utara tak menghentikan upaya mendesak pemecatan James Arthur Kojongian (JAK) dari DPRD Sulut. Terakhir Jumat (05/02/2021) sore, puluhan aktivis yang tergabung dalam Gerakan Perempuan Sulut atau GPS, memproklamirkan upayanya dalam bentuk petisi online.

Di Warung Kopi Billy Mega Mas Manado, anggota GPS meluncurkan platform yang bisa ditandatangani di situs petisi change.org. Intinya, mendesak pimpinan DPRD segera memecat James dari kursi dewan.

“Mohon petisi ini bisa ditandatangani dan kita lawan bersama berbagai kasus pada perempuan dan anak,” seru Joice Worotikan dari GPS pada media yang turut hadir dalam peluncuran petisi bertajuk “Stop Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak, Pecat James Arthur Kojongian dari DPRD Sulut!”

Hingga pukul 23.00 Wita malam tadi, atau sekitar 6 jam setelah petisi online itu di-launching, sudah 600 yang melegitimasinya dan masih terus bertambah.

Vivi George dari Swara Parangpuan Sulut, salah satu lembaga yang mendukung GPS, mengaku inti perjuangan mereka sejatinya melakukan perlawanan terhadap berbagai kasus kekerasan pada perempuan.

Baca berita lainnya terkait JAK:
Aktivis Perempuan Sulut: JAK Harus Mundur
JAK Non Aktif Ketua Harian PG Sulut, PAW (Masih) Dikaji
Michaela Paruntu Penuhi Panggilan BK DPRD Sulut, Angel Kapan?

“Kita menunggu keputusan Badan Kehormatan DPRD pada kasus ini, tetapi yang sesungguhnya ingin kami tunjukkan adalah perlawanan secara global pada kasus kekerasan yang menimpa perempuan.”

Keterangan GPS bahwa kasus kekerasan yang dimaksud terjadi pada 24 Januari 2021 di Jalan Raya Tumatangtang, Kota Tomohon. Peristiwa yang videonya viral di media sosial maupun media massa memperlihatkan seorang perempuan berteriak minta tolong saat diseret sebuah mobil.

“Peristiwa itu terjadi, setelah perempuan tersebut memergoki suaminya bersama perempuan lain, yang diduga menjalin hubungan khusus dengan suaminya. Saat itu istri yang diketahui bernama MEP menghadang mobil yang dikendarai suaminya James Arthur Kojongian (JAK). Namun ternyata, bukannya berhenti suaminya malah menjalankan mobilnya di saat istrinya di depan mobil, sehingga istrinya terseret bersama mobil (berpegangan pada wiper mobil),” sebut GPS.

Sebelumnya pada awal pekan ini, puluhan aktivitas tersebut telah menyambangi kantor DPRD Sulut dan berkonsultasi dengan Badan Kehormatan dewan. Tuntutan mereka agar politisi Partai Golkar itu mundur dari jabatan anggota dewan, termasuk dari posisinya sebagai wakil ketua.

GPS mengklaim, perbuatan JAK yang adalah Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut, dan juga Pimpinan Partai Golkar Sulut, mengundang perhatian masyarakat luas. Perbuatan tersebut merupakan perbuatan yang tidak manusiawi dan merupakan bentuk kekerasan terhadap perempuan yang berisiko menghilangkan nyawa istrinya. (*)

Peliput: Ady Putong

Barta1.Com
Tags: DPRD SulutGolkarGPSJAK
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Tempat Pembuangan Akhir sampah di Sumompo Kecamatan Tuminting

Jalan Berliku Dari TPA Sumompo ke TPA Regional Ilo-Ilo

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Dikda Sulut Diminta Turun ke SMAN 8 Manado, Bentuk Satgas Anti Pungli Jelang Kelulusan Siswa 24 April 2026
  • Manado Jadi Pusat Diplomasi Kelautan, Duta Besar CTI-CFF Bahas Ekonomi Biru Berkelanjutan 24 April 2026
  • Kasus Bantuan Bencana Gunung Ruang: GERAK Amati Surat Rekomendasi 6 Toko Bangunan 24 April 2026
  • Akreditasi Unggul Diraih, Mahasiswa Informatika Polimdo Percaya Diri Dalam Persaingan 24 April 2026
  • Petinggi BSG ‘Dikuliti’ Kejati Sulut Soal Dugaan Korupsi CSR, Kapan Dirut? 24 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In