Talaud, Barta1.com – Aktivitas bongkar muat material proyek pembangunan jalan trans Pulau Karakelang di Dermaga Ganalo Kecamatan Tampan’Amma, Kabupaten Kepulauan Talaud disorot, Sabtu (17/02/2024).
Dari informasi yang diperoleh, tongkang tersebut berlabuh di dermaga Ganalo sebelum mendapat ijin dari pihak syabandar. Akibat cuaca kapal terhempas gelombang mengakibatkan dinding dermaga rusak dan tiang pengikat tali tercabut.
Beberapa saat kemudian, kapal tersebut meninggalkan dermaga Ganalo dengan tujuan berlabuh di dermaga Beo. Namun dikabarkan masih berada di sekitar pantai Desa Tule hingga saat ini.
Tokoh pemuda Talaud, Steve Dave Beba, menyoroti aktivitas bongkar muat material proyek pembangunan jalan lingkar Karakelang di Dermaga Ganalo.
Pasalnya, proses pembongkaran material tersebut diduga mengakibatkan kerusakan pada beberapa bagian dermaga.
Selain itu, Steve Dave Beba yang juga merupakan praktisi hukum ini menyebut, kapal tersebut tidak boleh melakukan pembongkaran material di tempat lain karena ijin tambat labuhnya di dermaga Ganalo.
Pria vokal ini mendesak agar syabandar harus meminta pertanggungjawaban dari pihak kapal dan pelaksana proyek.
“Harus dimintai pertanggungjawaban dari pihak kapal dan pelaksana proyek yakni PT.Marga. Jika tidak, kami yang akan melaporkan hal ini ke Balai atau aparat penegak hukum,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak syabandar Ganalo belum memberikan tanggapan saat dihubungi di nomor 08219504xxxx.
Hal yang sama ketika pihak pelaksana proyek saat dikonfirmasi di nomor 08525506xxxx.
Peliput : Evan Taarae


Discussion about this post