• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, April 29, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Sangihe

RSUD Liun Kendage Gandeng Dekopinda untuk Menata Usaha di Lingkungan Rumah Sakit

by Redaksi Barta1
29 April 2026
in Sangihe
0
Foto: Penandatanganan nota kesepahaman (MoU), RSUD Liun Kendage Tahunda dan Dekopinda Sangihe diksasikan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari. (Dok. Rendy/Barta1)

Foto: Penandatanganan nota kesepahaman (MoU), RSUD Liun Kendage Tahunda dan Dekopinda Sangihe diksasikan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari. (Dok. Rendy/Barta1)

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sangihe, Barta1.com — UPTD RSUD Liun Kendage Tahuna menjalin kerja sama dengan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Rabu (29/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk menata pengelolaan usaha di lingkungan rumah sakit.

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Dekopinda Kepulauan Sangihe Abdul Azis Maaling dan Direktur RSUD Liun Kendage Tahuna dr. Polideng Dalawir, disaksikan Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, jajaran rumah sakit, serta pengurus Dekopinda Sangihe.

Direktur RSUD Liun Kendage Tahuna, Polideng Dalawir, mengatakan kerja sama ini merupakan langkah awal dalam menata proses bisnis rumah sakit, khususnya terkait kemitraan dengan pelaku usaha yang beraktivitas di area rumah sakit.

“Kami dari manajemen rumah sakit menyadari kami kurang memiliki skill set yang dibutuhkan untuk secara detail mengelola kerja sama dengan semua pelaku usaha baik yang saat ini sudah ada maupun yang baru akan bergabung setelah melihat potensi peluang usaha di lahan rumah sakit,” ujar Polideng.

Ia menambahkan, Dekopinda dipandang sebagai bagian dari solusi karena merupakan organisasi resmi di daerah.

“Kami melihat Dekopinda adalah bagian dari jawaban yang merupakan organisasi resmi di daerah,” kata dia.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak akan membentuk unit pelaksana teknis pengelola di bawah Dekopinda yang beranggotakan pengurus Dekopinda serta karyawan atau aparatur sipil negara di lingkungan rumah sakit.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari mengatakan kerja sama ini membuka peluang bagi pelaku usaha untuk berjualan di lingkungan rumah sakit, dengan tetap mengutamakan pedagang yang telah lama beraktivitas.

“Dengan diadakannya kerja sama Dekopinda dan pihak Rumah Sakit Umum Daerah Liun Kendage akan dibuka siapa saja boleh untuk berjualan di rumah sakit ini. Kita akan prioritaskan pedagang-pedagang yang lama, yang pernah berjualan, kemudian bisa juga ada pedagang baru,” ujar Michael.

Ia juga menegaskan pentingnya kontribusi sektor usaha terhadap pendapatan rumah sakit.

“Dan seharusnya rumah sakit mendapatkan keuntungan dari sektor-sektor seperti ini,” kata dia.

Menurut Michael, kerja sama dengan Dekopinda sejalan dengan penguatan peran koperasi, sekaligus diharapkan dapat meningkatkan pendapatan rumah sakit melalui pengelolaan tenant.

“Tentu keuntungannya dibagi tetapi sebagian besar keuntungannya untuk rumah sakit sehingga diharapkan ke depan melalui hasil sewa atau profit dari pada tenant rumah sakit ini bisa lebih baik lagi mengurus operasionalnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama ini tidak akan mengganggu pelayanan utama rumah sakit, melainkan menjadi fasilitas pendukung bagi pasien.

“Masyarakat tetap berharap bahwa pelayanan di rumah sakit dengan adanya kerja sama ini pun tidak akan mengganggu pelayanan utamanya yaitu pelayanan kesehatan, tetapi ini adalah fasilitas tambahan sehingga para pasien lebih dekat, lebih nyaman mendapatkan kebutuhan-kebutuhan,” kata Michael.

Peliput: Rendy Saselah

Barta1.Com
Tags: Abdul Azis MaalingDekopinda SangiheMoUPolideng DalawirRSUD Liun Kendage TahunaUsaha
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Foto: Direktur RSUD Liun Kendage Tahuna, dr. Polideng Dalawir, memberikan keterangan terkait kekosongan obat yang terjadi akibat proses transisi sistem pengadaan, Rabu (29/4/2026). (Dok. Rendy/Barta1.com)

RSUD Liun Kendage Akui Kekosongan Obat, Sebut Dampak Transisi Pengadaan

Discussion about this post

Berita Terkini

  • RSUD Liun Kendage Akui Kekosongan Obat, Sebut Dampak Transisi Pengadaan 29 April 2026
  • RSUD Liun Kendage Gandeng Dekopinda untuk Menata Usaha di Lingkungan Rumah Sakit 29 April 2026
  • Menyiapkan Generasi Vokasi di Era Digital: Kuliah Umum Polimdo Angkat Isu Digital Marketing dan Keuangan Praktis 29 April 2026
  • RDP DPRD Sulut: Pokir Lenyap, Bantuan Rumah Ibadah Tak Ada di Tomohon 29 April 2026
  • Polresta Manado Perang Lawan Bandar Narkoba: 141 Paket Sabu dan 5.264 Butir Obat Keras Gagal Beredar 29 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In