• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, April 29, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Sangihe

RSUD Liun Kendage Akui Kekosongan Obat, Sebut Dampak Transisi Pengadaan

by Redaksi Barta1
29 April 2026
in Sangihe
0
Foto: Direktur RSUD Liun Kendage Tahuna, dr. Polideng Dalawir, memberikan keterangan terkait kekosongan obat yang terjadi akibat proses transisi sistem pengadaan, Rabu (29/4/2026). (Dok. Rendy/Barta1.com)

Foto: Direktur RSUD Liun Kendage Tahuna, dr. Polideng Dalawir, memberikan keterangan terkait kekosongan obat yang terjadi akibat proses transisi sistem pengadaan, Rabu (29/4/2026). (Dok. Rendy/Barta1.com)

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sangihe, Barta1.com — Manajemen RSUD Liun Kendage Tahuna akhirnya menjelaskan ihwal kekosongan obat yang sempat dikeluhkan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Rumah sakit menyebut kondisi itu terjadi akibat peralihan sistem pengadaan obat.

Direktur RSUD Liun Kendage, dr. Polideng Dalawir, mengatakan sejak tahun lalu pengadaan obat masih menggunakan metode non e-catalog. Tahun ini, rumah sakit mulai beralih ke sistem e-catalog mengikuti regulasi pengadaan barang dan jasa di bidang kesehatan.

“Sejak tahun lalu pengadaan obat masih menggunakan metode non e-catalog. Tahun ini kami mulai beralih ke sistem e-catalog sesuai regulasi pengadaan barang dan jasa di bidang kesehatan,” kata Polideng, Rabu, (29/4/2026).

Ia mengakui perubahan metode tersebut berdampak pada distribusi obat yang menjadi lebih lama dibandingkan sebelumnya. Meski begitu, kata dia, pemesanan obat sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir.

“Pemesanan sudah dilakukan sejak Februari, Maret hingga April. Saat ini kami memang berada di fase transisi, di mana barang-barang yang dipesan masih dalam proses pengiriman,” ujarnya.

Menurut Polideng, sebagian obat bahkan baru mulai tiba dalam beberapa hari terakhir. Ia menargetkan dalam waktu dekat pasokan obat di rumah sakit kembali normal.

“Kami menargetkan dalam beberapa minggu hingga bulan ke depan, seluruh kebutuhan obat yang dibutuhkan tenaga medis dapat terpenuhi,” kata dia.

Untuk mengatasi kekosongan sementara, RSUD Liun Kendage berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Daerah. Rumah sakit, kata Polideng, mendapat dukungan berupa peminjaman stok obat.

“Kami mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan berupa peminjaman stok obat. Selain itu, juga ada bantuan melalui instalasi farmasi yang bekerja sama dengan puskesmas,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui belum seluruh kebutuhan obat dapat dipenuhi.

“Kami menyadari bahwa belum semua resep bisa dipenuhi 100 persen. Masih ada beberapa obat yang sementara waktu harus dicari pasien di luar rumah sakit,” kata Polideng.

Peliput: Rendy Saselah

 

Barta1.Com
Tags: Kekosongan ObatObatPengadaanRSUD Liun Kendage Tahuna
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Discussion about this post

Berita Terkini

  • RSUD Liun Kendage Akui Kekosongan Obat, Sebut Dampak Transisi Pengadaan 29 April 2026
  • RSUD Liun Kendage Gandeng Dekopinda untuk Menata Usaha di Lingkungan Rumah Sakit 29 April 2026
  • Menyiapkan Generasi Vokasi di Era Digital: Kuliah Umum Polimdo Angkat Isu Digital Marketing dan Keuangan Praktis 29 April 2026
  • RDP DPRD Sulut: Pokir Lenyap, Bantuan Rumah Ibadah Tak Ada di Tomohon 29 April 2026
  • Polresta Manado Perang Lawan Bandar Narkoba: 141 Paket Sabu dan 5.264 Butir Obat Keras Gagal Beredar 29 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In