Manado, Barta1.com – Pencaharian 15 (bukan 16) orang Anak Buah Kapal (ABK) dan penumpang tenggelamnya Kapal LCT Bora V di perairan Pulau Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), masih terus dilakukan.
Berbagai informasi yang diterima Basarnas Manado soal kondisi kapal dan ABK namun masih perlu ditelusuri kebenaran informasi tersebut.
Sementara itu, Kepala Basarnas Manado Monce Brury, mengatakan hingga pagi ini belum ditemukan keberadaan kapal dan para penghuninya. “Mohon doa masyarakat agar secepatnya kapal ditemukan,” ujarnya, Selasa (23/1/2024).
Dia menyebutkan sejauh ini tim gabungan Basarnas Manado telah mengerahkan empat armada untuk melakukan pencaharian. Yakni kapal patroli Baladewa Polairud, KN Bima Sena dan KN Gandiwa, dan akan bergabung juga KRI Teluk Naga.
“Ada juga satu kapal patrol akan melakukan pencaharian di daerah Likupang,” kata Monce.
Sebelumnya, kapal LCT Bora V bertolak dari Bitung, Minggu (21/1/2024) yang memuat barang milik PLN yang akan dibawa ke Tagulandang. Sayangnya belum sempat sampai tujuan kapal dihantam gelombang tinggi dan tenggelam. “Kami akan berupaya melakukan pencarian para korban. Kami juga akan berupaya berkoordinasi di Airnav apabila ada pesawat yang melintas di sekitar lokasi kejadian,” ungkapnya.
Peliput : Agustinus Hari


Discussion about this post