• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 30, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Warga Terdampak Corona, PLN ULP Paniki Cabut Meteran Tanpa Pemberitahuan

by Agustinus Hari
18 April 2020
in Daerah
0
Warga Terdampak Corona, PLN ULP Paniki Cabut Meteran Tanpa Pemberitahuan

Meteran listrik yang dicabut PLN ULP Paniki. (foto: albert/barta1)

384
SHARES
405
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Pukul 09.30 WITA, Kamis (16/4/2020) itu, Perry P dan Meylani, suami-istri, warga Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Manado terlihat sedih.

Rumah mereka menjadi korban pencabutan meteran listrik tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu oleh petugas dari pihak PLN khususnya Unit Layanan Pelanggan (ULP) Paniki.

Padahal sebelumnya juga, ada kebijakan PLN dalam upaya mencegah penyebaran wabah virus Corona, pencatatan dan pemeriksaan stand meter pelanggan ditangguhkan untuk sementara waktu dan pemutusan dan pencabutan listrik.

Anehnya, setelah pencabutan stand meteran oleh pihak PLN, suami-istri tersebut dimintai uang Rp 27.000.000,- untuk dibayarkan ke Kantor Unit PLN ULP Paniki.

Meylani Tomboan dan Perry L, saat diwawancarai menjelaskan mereka selaku korban sangat keberatan kepada pihak PLN dengan cara yang dilakukan pencabutan meteran listrik tanpa ada pemberitahuan yang jelas. “Kami keberatan,” ujar mereka, Jumat (17/4/2020).

Padahal dengan adanya pandemi Covid-19, pemerintah menganjurkan untuk berdiam diri di rumah. “Kami dalam keadaan susah. Harusnya kalau ingin cabut meter, sampaikan dulu biar kami cari duit dulu. Karena kami juga terdampak wabah Corona,” ujar Meylani.

Sebelumnya, mereka telah menghubungi PLN dan jawabannya disuruh datang ke kantor. “Nantinya PLN akan memasang listrik multi guna dengan bayaran Rp 250.000. Sesampai di Kantor PLN ULP Paniki, kami disuruh menunggu hingga 4 jam tanpa ada solusi yang baik dari pihak PLN. Apakah ini dinamakan pengrusakan atau pembongkaran meteran, jelas kami kecewa,” ucap Perry.

Kepala Cabang PLN ULP Paniki, Marthen Kowal, dikonfirmasi mengatakan pencabutan meteran listrik memang benar terjadi. “Pencabutan dilakukan oleh Tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) mengingat adanya denda pemakaian listrik yang harus diselesaikan terlebih dahulu,” katanya.

Saat ditanya jumlah yang harus dibayar, Marthen menjawab, jumlahnya Rp 27 juta, tanpa ada rincian pembayaran yang ditunjukkan sebagai bukti pertanggungjawaban.

“Jika sudah dilakukan kesepakatan dengan pihak yang dicabut meteran tersebut, maka harus disertakan uang 10% dari jumlah tunggakan. Hari ini juga kami memasang kembali meteran yang ada sebagai bukti kesepakatan,” ujar Marthen.

Peliput : Albert P Nalang

Barta1.Com
Tags: Marthen KowalpanikiPLN ULP Paniki
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Covid-19, Politeknik Manado Alokasikan Anggaran 250 Juta

Covid-19, Politeknik Manado Alokasikan Anggaran 250 Juta

Discussion about this post

Berita Terkini

  • RSUD Liun Kendage Akui Kekosongan Obat, Sebut Dampak Transisi Pengadaan 29 April 2026
  • RSUD Liun Kendage Gandeng Dekopinda untuk Menata Usaha di Lingkungan Rumah Sakit 29 April 2026
  • Menyiapkan Generasi Vokasi di Era Digital: Kuliah Umum Polimdo Angkat Isu Digital Marketing dan Keuangan Praktis 29 April 2026
  • RDP DPRD Sulut: Pokir Lenyap, Bantuan Rumah Ibadah Tak Ada di Tomohon 29 April 2026
  • Polresta Manado Perang Lawan Bandar Narkoba: 141 Paket Sabu dan 5.264 Butir Obat Keras Gagal Beredar 29 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In