Manado, Barta1.com – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hi. Amir Liputo, S.H., melaksanakan Reses II Masa Persidangan Tahun 2026 di Serambi Masjid Al Amin, Kelurahan Wanea, kawasan Pakowa–Aspol, Kota Manado.

Kegiatan yang diawali dengan pelaksanaan Sholat Dzuhur berjamaah tersebut dihadiri sekitar 100 peserta. Hadir dalam kegiatan itu unsur pemerintah kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta warga yang terdampak musibah kebakaran di kawasan Aspol dan sekitar Masjid Al Amin pada 28 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Hi. Amir Liputo menegaskan bahwa reses merupakan wadah bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung suara masyarakat, sekaligus memastikan setiap aspirasi yang disampaikan mendapat perhatian dan diperjuangkan melalui fungsi legislatif.
Selain menyerap aspirasi, pada kesempatan tersebut Hi. Amir Liputo juga menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan pokok kepada warga terdampak kebakaran sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah aspirasi mengemuka. Di antaranya kebutuhan kompor gas bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal, percepatan pengurusan kembali dokumen-dokumen penting yang terbakar, bantuan bahan bangunan bagi warga yang memiliki lahan untuk membangun kembali rumahnya, serta penyediaan tabung LPG, regulator, dan perlengkapan memasak bagi warga yang masih mengungsi.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hi. Amir Liputo menyatakan komitmennya untuk mengoordinasikan seluruh masukan masyarakat dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Manado, serta instansi terkait agar penanganan pascabencana dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan warga.
“Musibah ini menjadi keprihatinan kita bersama. Kehadiran kami melalui reses bukan hanya untuk mendengar aspirasi, tetapi juga memastikan pemerintah hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Hi. Amir Liputo.
Melalui kegiatan reses ini diharapkan proses pemulihan kehidupan masyarakat korban kebakaran dapat berlangsung lebih cepat. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kepedulian serta memperkokoh semangat gotong royong.
“Reses bukan sekadar menyerap aspirasi, tetapi juga menghadirkan kepedulian.” Melalui dialog langsung dengan warga terdampak kebakaran Pakowa–Aspol, Hi. Amir Liputo, S.H. menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat, sekaligus menyerahkan bantuan kemanusiaan sebagai wujud nyata kepedulian kepada para korban. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo

Discussion about this post