• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Mencari Grand Master Masa Depan dari Sulawesi Utara

Adu Strategi Pecatur Cilik di Atas Papan Catur

by Ady Putong
19 April 2026
in Olahraga
0
Josias berhadapan dengan Kepala BNNP Sulut Brigjen Pol Jemmy Suwatan saat kick of pembuka turnamen BNNP Sulut Cup 2026. (foto-foto Barta1)

Josias berhadapan dengan Kepala BNNP Sulut Brigjen Pol Jemmy Suwatan saat kick of pembuka turnamen BNNP Sulut Cup 2026. (foto-foto Barta1)

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Alexander Kalangi bukan bocah biasa. Dia terlihat sangat kontras saat berhadap-hadapan dengan lawan tandingnya di Turnamen Catur BNNP Sulut Cup 2026, di Aula Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara Sabtu (18/04/2026)

Gestik dan mimik Siswa TK Kr Eben Haezer Manado itu memang masih seperti anak pada umumnya; lincah, sering tersenyum. Tapi saat dia menatap papan catur, kesan bocah biasa jadi berbeda. Alexander bocah 4 tahun itu terlihat serius. Matanya menatap tajam tiap kali lawannya, yang kebetulan pecatur dewasa, menggerakan bidak.
Alexander dan mamanya Meilona Wahongan.
Alexander dan mamanya Meilona Wahongan.
Bagi mamanya, Meilona Wahongan, kehadiran Alexander Pieter Kalangi dalam turnamen catur terbuka bukan untuk mengejar sensasi. Terpenting agar Alex bisa menumbuhkan mental bertanding dan semangat sportivitas. Sedangkan papanya, Vanly Kalangi, bertugas untuk menyediakan waktu agar hobi catur sang anak bisa tersalurkan.
“Satu tahun terakhir Alex sudah tujuh kali ikut turnamen, bahkan di beberapa kesempatan sempat dapat poin,” kata Meilona bangga.
Meilona dan Alexander menunggu lawan di meja pertandingan.
Meilona dan Alexander menunggu lawan di meja pertandingan.
Tetapi Alexander tidak sendirian. Di meja lain, kakak perempuannya Viona Gracia yang berusia 8 tahun juga terlihat garang saat memindahkan bidak. Di luar arena, kakak beradik itu adalah partner latihan yang setiap hari mengasah keahlian catur baik itu dalam skema permainan langsung, melahap notasi pembuka hingga berhadapan dengan komputer.
Untuk ukuran bocah, kehadiran Viona dan Alexander untuk merasakan berlawan tanding sekelas Master Nasional dalam turnamen terbuka memang adalah pengalaman berharga. Lihat saja saat BNNP Sulut Cup 2026, selain Alex dan Viona di meja lain ada pecatur cilik Jojo Rotinsulu. Bocah lucu itu dikawal papanya, Charles Rotinsulu saat berlaga.
“Di kantor saya ada beberapa pegawai yang biasa menjadi guru catur saat Jojo latihan,” kata Charles yang kebetulan menjabat Kepala armada Damkar di Pemkot Manado.
Ada lagi bocah ajaib lainnya bernama Josias Rabaelu yang sudah sering memenangkan turnamen kelompok umur. Di BNNP Cup 2026, dia bahkan bisa saja masuk ranking atas andai tidak kehilangan poin penting di salah satu meja.
Suasana dalam turnamen catur BNNP Sulut Cup 2026.
Suasana dalam turnamen catur BNNP Sulut Cup 2026.
Josias secara gemilang bisa meraup poin 5 dalam turnamen berformat catur cepat dengan sistem Swiss 7 babak. Artinya dia mampu memenangkan 5 kali pertandingan melawan pecatur yang notabene lebih dewasa dan senior dari dirinya.
Kepala BNNP Sulut, Brigjen Pol Jemmy Suwatan, selaku inisiator turnamen, menyambut antusias kehadiran pecatur cilik dalam pertandingan. Karena bukan saja karena pesan dan visi-misi BNN bisa mendarat dalam kegiatan itu, tapi juga turnamen tersebut menjadi penanda masa depan cerah bagi olahraga otak itu di Bumi Nyiur Melambai.
“Kita memang terus mengajak generasi muda agar menjauhi narkoba, dan dari turnamen ini kita melihat ada banyak pecatur muda yang bisa menjadi aset depan bagi Sulawesi Utara,” kata Brigjen Jemmy optimis.
Dari arena turnamen catur BNNP Sulut Cup 2026, bukan tidak mungkin di masa depan muncul pecatur bernorma grand master dari Sulawesi Utara mengingat banyaknya atlet bocah yang bermunculan. (**)
Peliput: Ady Putong
Barta1.Com
Tags: catyrGrand Master
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Kakanwil Kemenkum HAM Sulut Hendrik Pagiling berdiskusi dengan Gubernur Yulius Selvanus. (foto: Humas Kemenkum HAM)

Kakanwil Kemenkumham Sulut Temui Gubernur Yulius Selvanus, Bahas Harmonisasi Ranpergub

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Kakanwil Kemenkumham Sulut Temui Gubernur Yulius Selvanus, Bahas Harmonisasi Ranpergub 19 April 2026
  • Mencari Grand Master Masa Depan dari Sulawesi Utara 19 April 2026
  • Pecatur Muda Memukau dan Ukir Prestasi di BNNP Sulut Cup 2026 18 April 2026
  • Usai Turnamen Catur Daerah, Kepala BNNP Sulut Tatap Event Nasional 18 April 2026
  • Halal Bihalal Jurusan AB Polimdo: Merajut Kebersamaan dalam Keberagaman 18 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In