• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Maret 16, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

Jangan Sekedar Slogan, Catatan Kritis Pricylia Elviera Rondo Kepada Dispertanak Sulut

by Meikel Eki Pontolondo
2 Maret 2026
in Politik
0
Jangan Sekedar Slogan, Catatan Kritis Pricylia Elviera Rondo Kepada Dispertanak  Sulut
0
SHARES
70
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Pricylia Rondo, menyampaikan sejumlah catatan penting kepada Dinas Pertanian dan Peternakan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Sulut, Senin (2/3/2026).

Menurut Pricylia, sejak awal tahun 2025 setiap rapat selalu diiringi dengan catatan-catatan kecil yang menjadi perhatian bersama. Salah satu yang menjadi sorotan khusus adalah Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, terutama poin-poin yang berkaitan langsung dengan sektor pertanian dan peternakan.

“Kita berbicara tentang swasembada pangan, melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Lalu Asta Cita keenam, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan,” ungkap Pricylia.

Ia menjelaskan, penyampaian tersebut bukan tanpa alasan. Hal itu menjadi pengingat bersama bagi DPRD maupun dinas terkait. Dalam pengamatannya, alokasi anggaran justru lebih banyak terserap untuk belanja internal di lingkungan dinas.

“Ketika kami anggota DPRD turun ke masyarakat, kami selalu menerima pertanyaan yang sama. Bagaimana kita mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, hilirisasi, dan pembangunan dari desa, sementara kita masih kekurangan pupuk, benih jagung, dan benih padi? Padahal semua itu merupakan fondasi dasar untuk mencapai tiga poin Asta Cita tersebut,” tegasnya.

Pricilia menekankan, pernyataannya bukanlah bentuk protes. Ia memahami bahwa seluruh pihak saat ini dihadapkan pada kebijakan perampingan anggaran. Namun, justru dalam situasi seperti inilah diperlukan langkah strategis yang lebih terarah.

“Dengan kondisi ini, apa yang menjadi pekerjaan rumah kita sebagai anggota DPRD yang setiap hari berhadapan dengan masyarakat? Dan apa pula yang menjadi pekerjaan rumah dinas-dinas terkait, khususnya Dinas Pertanian dan Peternakan? Jika tidak ada solusi atas persoalan-persoalan strategis ini, maka poin kedua, kelima, dan keenam Asta Cita hanya akan menjadi slogan. Kita tidak akan mampu mencapainya dalam waktu yang telah ditetapkan pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata Pricylia.

Mendengar hal tersebut, Pelaksana Harian Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan, Stella Taju, menanggapi pernyataan Ibu Pricilya dengan tenang dan lugas.

“Terima kasih atas tanggapannya. Perlu kami sampaikan bahwa di Dinas Pertanian dan Peternakan terdapat anggaran sebesar tiga miliar empat ratus empat puluh juta rupiah. Dalam dokumen, anggaran ini dicantumkan sebagai penunjang visi dan misi Gubernur. Namun demikian, seluruhnya merupakan aspirasi yang disampaikan melalui pokir – pokir dewan, yang penyusunannya dilakukan langsung di kantor dewan.”

Dengan penjelasan tersebut, Stella menegaskan bahwa alokasi anggaran dimaksud berasal dari aspirasi dewan sebagaimana tercantum dalam dokumen resmi. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi SulutDPRD Provinsi SulutPricylia Elviera RondoStella Taju
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Koperasi Merah Putih Disorot, Jeane Laluyan: Jangan Terkesan Program Menjebak

Koperasi Merah Putih Disorot, Jeane Laluyan: Jangan Terkesan Program Menjebak

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Tangkap Pencatut Nama Kejaksaan 16 Maret 2026
  • Internet di Sangihe Akan Terputus Lima Hari pada April, Ini Penyebabnya 16 Maret 2026
  • Sejarah Pulau Kawaluso, Sangihe: Ruang Tradisi Senyap Namun Berdenyut 16 Maret 2026
  • Ramlan Mangkialo : Buka Puasa Bersama Wujud Kepedulian dan Tanggung Jawab 16 Maret 2026
  • Merawat Simbol Kampus: Unsrat dan Nama Sinyo Sarundajang 15 Maret 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In