Jakarta, Barta1.com — PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN Electric Run 2026 dengan mengusung kampanye gaya hidup sehat sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam agenda transisi energi menuju masa depan rendah emisi.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, PLN Electric Run 2026 mengangkat tema “Powering Our Green Future” dan menyediakan 8.000 slot peserta untuk kategori 5K, 10K, dan Half Marathon. Ajang tersebut akan berlangsung pada 8 November 2026 di kawasan Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.
Wakil Direktur Utama PLN Yusuf Didi Setiarto mengatakan, PLN Electric Run merupakan ruang kolaborasi yang dibangun perusahaan untuk mengajak masyarakat menjadi bagian dari perjalanan transisi energi nasional.
“Transisi energi tidak dapat dilakukan oleh PLN sendirian. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, komunitas hingga masyarakat,” kata Yusuf dalam acara Launching dan Press Conference PLN Electric Run 2026 di Jakarta, Jumat (24/7).
Menurut Yusuf, keterlibatan masyarakat dalam transisi energi dapat dimulai dari berbagai langkah sederhana. Salah satunya melalui kegiatan olahraga yang sekaligus membawa pesan mengenai pentingnya gaya hidup berkelanjutan.
Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy mengatakan, PLN Electric Run menjadi bagian dari konsistensi perusahaan dalam mengampanyekan gaya hidup rendah emisi sebagai salah satu upaya mendukung target Net Zero Emissions (NZE) 2060.
“Berlari membuat kita lebih sehat sekaligus berkontribusi mengurangi emisi. Inilah wujud nyata bagaimana sustainability dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama,” ujar Fahrur.
Ia mengatakan, komitmen PLN menuju NZE 2060 tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur energi bersih, tetapi juga dengan melibatkan masyarakat dalam gerakan yang memiliki dampak terhadap lingkungan.
Kontribusi pengurangan emisi melalui PLN Electric Run juga disebut terus meningkat dalam tiga tahun penyelenggaraan sebelumnya.
Pada penyelenggaraan pertama, kegiatan tersebut berkontribusi terhadap pengurangan emisi sebesar 11.880 kilogram (kg) CO₂. Angka itu meningkat menjadi 14.363 kg CO₂ pada tahun kedua dan 21.812 kg CO₂ pada tahun ketiga.
Untuk penyelenggaraan tahun ini, PLN memperkirakan kontribusi pengurangan emisi mencapai sekitar 24.780 kg CO₂ dengan target 8.000 peserta.
“Namun, dampak PLN Electric Run tidak berhenti pada aspek lingkungannya saja,” kata Fahrur.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, PLN kembali menggandeng Rekosistem sebagai sustainable partner untuk mendukung aktivasi, pemilahan, dan pengolahan sampah sejak kegiatan peluncuran hingga setelah acara selesai.
PLN juga menyiapkan sejumlah program tanggung jawab sosial dan lingkungan, termasuk pemberian kendaraan listrik kepada perempuan inspiratif. Selain itu, peserta berkesempatan mendapatkan doorprize berupa kendaraan listrik dan perangkat elektrifikasi rumah tangga untuk mendukung gaya hidup hijau.
Dari sisi layanan peserta, Direktur Utama PLN Icon Plus Chipta Perdana mengatakan, proses registrasi PLN Electric Run 2026 dibuat lebih mudah melalui aplikasi PLN Mobile.
“Pada PLN Electric Run 2026 kami menghadirkan pengalaman registrasi yang semakin mudah melalui berbagai skema, mulai dari Early Bird, Group Registration, General Sale hingga program Spesial Tiket melalui PLN Mobile,” ujar Chipta.
Melalui program Spesial Tiket di PLN Mobile, pelanggan yang melakukan pembelian token listrik minimal Rp50.000 sebanyak delapan kali selama periode 1-26 Juli 2026 berkesempatan memperoleh satu slot gratis PLN Electric Run 2026.
Slot gratis tersebut dapat ditukarkan untuk pendaftaran pada 27 Juli 2026.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tanjung mengapresiasi konsistensi PLN menghadirkan ajang lari yang menggabungkan olahraga, gaya hidup sehat, dan keberlanjutan lingkungan.
Menurut Tigor, perkembangan PLN Electric Run menunjukkan adanya peningkatan kualitas penyelenggaraan. PLN juga telah mengajukan World Athletics Label untuk meningkatkan standar kompetisi.
“Yang dilakukan PLN sangat luar biasa karena tidak hanya mengajak masyarakat berlari, tetapi juga mengajak mereka menjadi bagian dari masa depan yang lebih hijau,” ujar Tigor.
Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo selaku event organizer mengatakan, PLN Electric Run telah berkembang menjadi platform komunikasi publik yang mengintegrasikan gaya hidup sehat, kepedulian terhadap lingkungan, dan edukasi mengenai transisi energi.
Pada PLN Electric Run 2026, kategori International Runners juga dibuka. Kehadiran kategori tersebut, ditambah pengajuan World Athletics Label, diharapkan meningkatkan kualitas kompetisi dan memperluas jangkauan ajang lari tersebut.
“Berlari bukan hanya membuat masyarakat lebih sehat, tetapi juga menjadi simbol kontribusi terhadap pengurangan emisi dan implementasi transisi energi,” kata Adi.
Editor: Ady Putong

Discussion about this post