Sangihe, Barta1.com — Bantuan untuk mendukung penanganan kondisi darurat di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, tiba di Pelabuhan Pananaru, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi Bupati Kepulauan Sangihe dengan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Utara, beberapa hari sebelumnya.
Dalam audiensi pada 23 Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe meminta percepatan realisasi bantuan yang sebelumnya diajukan untuk mendukung kesiapsiagaan menghadapi potensi kedaruratan akibat aktivitas Gunung Awu.
Permintaan tersebut kemudian diperkuat dengan kondisi bencana yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah Sangihe sehingga kebutuhan terhadap sarana pendukung penanganan darurat semakin mendesak.
Bantuan yang diajukan pemerintah daerah antara lain tenda pengungsi, tenda serbaguna, motor tangki air, mobil truk untuk pengangkutan logistik dan pengungsi, toilet portabel, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara, Reza Rizka Pratama, saat audiensi menyatakan kesiapan pihaknya untuk segera menyalurkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Respons tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah daerah karena dinilai dapat memperkuat penanganan kondisi darurat, terutama di wilayah yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, mengatakan bantuan yang telah tiba selanjutnya dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak, khususnya layanan air bersih.
“Kolaborasi Tim PUPRD dan Tim Balai BPBPK pemenuhan layanan air bersih di Kecamatan Tamako dan besok rencana ke Tabsel,” kata Ronald Lumiu, Minggu (26/7/2026).
Menurut dia, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi salah satu prioritas dalam penanganan dampak bencana. Tim gabungan akan bergerak ke wilayah terdampak untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera dipenuhi.
Kedatangan bantuan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat penanganan pascabencana dan pemulihan wilayah yang terdampak banjir serta tanah longsor.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap dukungan tersebut dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi secara cepat dan tepat sasaran.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post