• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, April 24, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Sangihe

Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Kampung Matutuang, Pulau Perbatasan

by Redaksi Barta1
4 Januari 2026
in Sangihe
0
Foto: Bencana yang menimpa Kampung Matutuang. (Dok. Istimewa)

Foto: Bencana yang menimpa Kampung Matutuang. (Dok. Istimewa)

0
SHARES
89
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SANGIHE, BARTA1. COM – Cuaca ekstrem yang melanda Kampung Matutuang, Kecamatan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada Jumat dini hari, (3/1/2026), kembali menyoroti kerentanan pulau-pulau kecil di wilayah perbatasan Indonesia–Filipina terhadap bencana hidrometeorologi.

Hujan berintensitas tinggi yang disertai petir, angin kencang dari arah barat daya, serta gelombang air pasang terjadi sejak sekitar pukul 01.00 WITA hingga pagi hari. Peristiwa tersebut memicu banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga rusaknya sumber air bersih yang selama ini menjadi tumpuan warga Kampung Matutuang.

Sekretaris Kampung Matutuang, Reksan Salur, mengatakan sedikitnya 22 rumah warga terdampak, termasuk satu fasilitas pelayanan kesehatan tingkat kampung. “Sebanyak 15 rumah dan Puskesmas Pembantu tergenang air akibat banjir dan gelombang pasang di wilayah pusat perkampungan,” kata Reksan saat dihubungi, Jumat.

Genangan air menyebabkan sejumlah peralatan elektronik milik warga rusak. Di lokasi lain, longsor menimpa rumah warga atas nama Bhuyet Mamuno. Material tanah menimbun dapur rumah dan merusak sejumlah barang kebutuhan pokok, termasuk persediaan beras milik keluarga tersebut.

Bencana juga berdampak pada mata pencaharian warga. Sebuah perahu pambut milik nelayan setempat, Minta Doa Kiramis, rusak setelah tertimpa pohon kelapa yang tumbang akibat angin kencang.

Selain permukiman, infrastruktur dasar kampung turut terdampak. Longsor terjadi di Saresuge, sumber mata air utama warga Kampung Matutuang. Seluruh mata air dan bak penampungan air tertimbun tanah, sehingga untuk sementara waktu warga kesulitan mengakses air bersih.

“Ini yang paling kami khawatirkan, karena sumber air minum masyarakat tertutup longsor,” ujar Reksan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, rangkaian bencana ini memperlihatkan rapuhnya infrastruktur dasar di wilayah pulau terluar. Kampung Matutuang merupakan salah satu kampung perbatasan yang memiliki akses terbatas terhadap layanan darurat dan logistik, terutama saat cuaca ekstrem melanda.

Peristiwa ini menambah daftar tantangan pengelolaan wilayah perbatasan, di tengah meningkatnya intensitas cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi di kawasan kepulauan utara Sulawesi.

Peliput: Rendy Saselah

 

Barta1.Com
Tags: bencanaMatutuangPerbatasan RI-Filipina
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Kisah Kerajaan Salurang Tampunganglawo (Gambar: Ilustrasi AI)

Mantra dari Rahim Salurang Sangihe: Ketika Ular Sakti Menjelma Kerajaan

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Dikda Sulut Diminta Turun ke SMAN 8 Manado, Bentuk Satgas Anti Pungli Jelang Kelulusan Siswa 24 April 2026
  • Manado Jadi Pusat Diplomasi Kelautan, Duta Besar CTI-CFF Bahas Ekonomi Biru Berkelanjutan 24 April 2026
  • Kasus Bantuan Bencana Gunung Ruang: GERAK Amati Surat Rekomendasi 6 Toko Bangunan 24 April 2026
  • Akreditasi Unggul Diraih, Mahasiswa Informatika Polimdo Percaya Diri Dalam Persaingan 24 April 2026
  • Petinggi BSG ‘Dikuliti’ Kejati Sulut Soal Dugaan Korupsi CSR, Kapan Dirut? 24 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In