Agam, barta1.com — PT PLN (Persero) mengumumkan keberhasilan pemulihan total 100% sistem kelistrikan Sumatra Barat menyusul serangkaian bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut akhir November lalu.
Kabupaten Agam, sebagai area terakhir yang mengalami dampak paling parah, berhasil dinyalakan kembali pada Jumat (5/12) pukul 17.53 WIB, menandai kembalinya suplai listrik normal bagi seluruh pelanggan di provinsi tersebut.
Proses pemulihan yang dilakukan oleh tim gabungan PLN di berbagai lokasi terdampak, termasuk Agam, Pasaman Barat, dan Padang Pariaman, menghadapi tantangan medan yang sangat berat.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, Ajrun Karim, mengungkapkan bahwa kerusakan jaringan memerlukan tindakan teknis yang kompleks dan cepat.
Untuk menormalisasi kondisi, PLN berfokus pada pembangunan kembali infrastruktur yang rusak parah. Secara teknis, upaya pemulihan ini meliputi pemasangan ulang sebanyak 619 tiang Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR).
Selain itu, pekerjaan krusial juga melibatkan penggantian kabel listrik sepanjang 30,95 kilometer sirkuit (kms) untuk memastikan suplai ke masyarakat kembali andal.
Berdasarkan data kelistrikan terkini di Provinsi Sumatra Barat, pemulihan 100% ini sangat vital mengingat total kapasitas pembangkit di wilayah kerja PLN UID Sumbar mencapai lebih dari 1.100 Megawatt (MW) dengan total pelanggan yang dilayani mencapai lebih dari 2,5 juta pelanggan.
Kecepatan pemulihan ini menjaga stabilitas pasokan energi utama bagi jutaan rumah tangga dan sektor industri. Ajrun Karim menekankan betapa sulitnya menjangkau titik kerusakan.
“Petugas kami bersama TNI, Polri, dan masyarakat menembus jalur terjal, membawa peralatan berat secara manual, dan bekerja hingga malam hari karena akses ke titik-titik lokasi yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki,” ujar Ajrun, menjelaskan dedikasi tim di lapangan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kecepatan pemulihan adalah prioritas utama. Ia menyebut bahwa sesuai arahan dari Menteri ESDM, seluruh personel bekerja tanpa jeda.
“Alhamdulillah, saat ini pasokan listrik Sumatra Barat telah pulih 100%. Semoga ini semakin memudahkan masyarakat untuk melakukan aktivitasnya serta mengoptimalkan layanan publik,” ucap Darmawan.
Dengan pulihnya sistem kelistrikan secara menyeluruh, diharapkan aktivitas perekonomian dan layanan publik di 11 kabupaten/kota terdampak, termasuk Sawah Lunto dan Pesisir Selatan, dapat segera bangkit. Upaya cepat PLN ini menjadi kunci bagi percepatan pemulihan pascabencana di Sumatra Barat. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post