Semarang, Barta1.com – PT PLN Indonesia Power UBP Semarang bersama PT PLN Indonesia Power sukses menyelenggarakan aksi penanaman 10.000 mangrove yang tidak hanya berfokus pada mitigasi lingkungan, tetapi juga pada edukasi konservasi bagi generasi muda. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) dan mendukung Program Mageri Segoro.
Aksi lingkungan yang bertajuk “Menanam Mangrove, Melindungi Pesisir” ini melibatkan kolaborasi strategis dengan Subdirektorat Konservasi Universitas Negeri Semarang (UNNES), sebuah institusi yang memiliki pilar kuat dalam konservasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Keterlibatan akademisi ini memperkuat basis ilmu pengetahuan dalam upaya pelestarian.
Total sekitar 250 orang berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Yang menarik, selain karyawan korporasi, perwakilan Pemprov Jateng, dan Yayasan Akar Banir, aksi ini juga melibatkan mahasiswa UNNES serta siswa-siswi dari SDN 2 dan 3 Tugurejo. Mereka bahu-membahu menanam bibit mangrove di kawasan pesisir, menjadikan kegiatan ini sebagai pembelajaran langsung di lapangan.
Manager Operasi PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, Bapak Johan Kurniawan, menekankan pentingnya peran masyarakat dan pelajar dalam upaya konservasi. “Kami melibatkan sekitar 250 peserta, khususnya siswa-siswi, bukan hanya untuk menanam, tetapi untuk menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap lingkungan. Ini adalah investasi jangka panjang kami, selaras dengan tema HLN ‘PLN Transformation Towards Green’,” ungkap Johan Kurniawan.
Sementara itu, Kepala Biro Infrastruktur Sumber Daya Alam (ISDA) Provinsi Jawa Tengah, Ibu Eni Lestari, S.T., M.T., menyampaikan bahwa edukasi lingkungan harus menjadi fondasi. “Anak-anak adalah masa depan pesisir kita. Melalui penanaman ini, kami berharap mereka melihat langsung betapa pentingnya mangrove dalam mencegah abrasi dan mendukung ekosistem. Ini adalah pelajaran yang tak ternilai,” kata Ibu Eni Lestari saat membuka kegiatan.
Rangkaian acara semakin diperkaya dengan Sesi Interaktif berupa Games dan Pendidikan Lingkungan Hidup yang dipandu oleh Green Community. Sesi edukasi ini dirancang khusus untuk siswa-siswi SDN Tugurejo, guna memastikan pesan konservasi dapat diserap dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Di akhir kegiatan, apresiasi khusus diberikan. Selain hadiah bagi pemenang sesi interaktif, PT PLN Indonesia Power UBP Semarang juga memberikan penghargaan kepada guru-guru SDN 2 dan 3 Tugurejo. Penghargaan ini diberikan secara simbolis dalam rangka memperingati Hari Guru.
“Penghargaan bagi para guru adalah pengakuan atas peran sentral mereka dalam membentuk karakter peduli lingkungan. Kami berharap kolaborasi dengan UNNES dan sekolah-sekolah ini akan terus berlanjut, memastikan 10.000 mangrove ini tumbuh kuat dan memberikan manfaat bagi semua,” tutup Manager Operasi PT PLN Indonesia Power UBP Semarang. (**)
Editor:
Iverdixon Tinungki


Discussion about this post