Manado, Barta1.com – Sebanyak 120 mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Manado (Polimdo) resmi dilepas untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) dalam sebuah seremoni yang digelar di Auditorium Prof. Ruddy Tenda, Kamis (30/7/2026).

Peserta PKL tersebut berasal dari dua program studi, yakni Sarjana Terapan Teknik Mesin Produksi dan Perawatan serta Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Mekatronika Tahun Ajaran 2025/2026.
Di antara ratusan mahasiswa yang mayoritas merupakan kaum laki-laki, tampak lima mahasiswi yang turut ambil bagian dalam pelepasan tersebut. Salah satunya adalah Christyvena Rau, mahasiswi Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika yang mengaku siap menapaki dunia industri.
“Saya sudah 90 persen siap untuk menjalani PKL di PT Vena Energy Likupang. Perusahaan tersebut bergerak di bidang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS),” ujar Christyvena saat diwawancarai Barta1.com.
Mahasiswi berparas cantik asal Kota Tomohon itu berharap pelaksanaan PKL dapat berjalan sesuai harapan dan menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan kompetensi yang telah diperolehnya di bangku kuliah.
“Semoga proses PKL ini berjalan dengan baik dan saya bisa menjaga nama baik Polimdo,” katanya.
Saat ditanya alasan memilih perusahaan yang bergerak di bidang energi surya, Christyvena menjelaskan bahwa pilihan tersebut sejalan dengan minat dan bidang ilmu yang telah ia tekuni sejak memutuskan masuk ke Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika setelah lulus SMA.
“Di Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika, kami belajar banyak hal yang menarik. Kami diajarkan mengoperasikan mesin bubut untuk membuat baut, mur, maupun komponen besi lainnya. Selain itu, di laboratorium kami juga mempelajari pengelasan hingga teknologi panel surya,” jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan laporan panitia, sebanyak 120 mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Polimdo akan melaksanakan PKL di berbagai perusahaan yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Utara maupun di luar daerah.
Di Sulut, mahasiswa ditempatkan di 29 perusahaan, yang terdiri atas delapan perusahaan di Kota Manado, tiga perusahaan di Minahasa Utara, tujuh perusahaan di Kota Bitung, dua perusahaan di Kabupaten Minahasa, tiga perusahaan di Minahasa Selatan, dua perusahaan di Minahasa Tenggara, serta empat perusahaan di wilayah Bolaang Mongondow Raya.
Adapun di luar Sulut, mahasiswa akan menjalani PKL di sembilan perusahaan, masing-masing tiga perusahaan di Halmahera, satu perusahaan di Sulawesi Tengah, dua perusahaan di Kalimantan Timur, satu perusahaan di Kalimantan Selatan, satu perusahaan di Sumatera Selatan, dan satu perusahaan di Papua. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo

Discussion about this post