Samarinda, Barta1.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) sukses menggelar edukasi keselamatan listrik dan energi kepada lebih dari 730 siswa SD dan SMP selama November 2025.
Program ini adalah bagian integral dari tanggung jawab sosial korporasi untuk menanamkan kesadaran dan perilaku aman listrik pada generasi muda di Samarinda dan Bontang.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan program ini sangat penting karena listrik, meskipun bermanfaat besar, tetap memiliki potensi bahaya tinggi jika pengguna tidak memiliki literasi yang memadai.
“Listrik adalah energi yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, namun tetap memiliki potensi bahaya jika tidak dipahami dengan benar,” kata Chaliq, dikutip Senin (01/12/2025).
Melalui edukasi sejak dini, PLN ingin memastikan anak-anak tidak hanya tahu manfaat, tetapi juga risiko fatal dari tegangan listrik.
Program ini dirancang untuk menanamkan kesadaran, kepedulian, dan perilaku aman dalam menggunakan listrik, seperti larangan melakukan penyambungan ilegal atau menumpuk steker yang berpotensi memicu korsleting dan kebakaran.
Di antara bahaya yang disimulasikan secara visual kepada para siswa adalah larangan mutlak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik.
Benang layangan yang basah atau mengandung kawat bisa menjadi konduktor dan menyalurkan tegangan listrik tinggi, yang di jaringan transmisi atau distribusi menengah mencapai 20.000 Volt (20 kV), berakibat fatal jika tersentuh.
Adrian Sitompul, Manager PLN UP3 Samarinda, menekankan bahwa literasi energi adalah kunci utama.
“Hal ini bertujuan agar anak-anak tumbuh menjadi pengguna listrik yang sadar dan bertanggung jawab,” ujar Adrian, melihat meningkatnya interaksi siswa dengan gawai dan perangkat elektronik.
Kepala SMPN 29 Samarinda, Darminto, mengapresiasi materi yang disampaikan karena relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
“Edukasi ini membantu mereka lebih waspada dan memahami cara menggunakan listrik secara benar, terutama saat berinteraksi dengan perangkat elektronik di rumah,” tambahnya.
PLN UID Kaltimra berkomitmen untuk memperluas program edukasi interaktif ini ke lebih banyak sekolah di wilayah Kaltim dan Kaltara, dengan tujuan utama membangun generasi muda yang tidak hanya melek energi, tetapi juga peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungannya. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post