Manado, Barta1.com – Tim dosen Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) melalui penerapan digitalisasi saluran distribusi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada Komunitas Perikanan dan Usaha Wanita Lyvia Nusa Boga di Kota Manado.

Kegiatan ini diketuai oleh Arifmanuel Kolondam, dosen Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado, dan didukung oleh tim pengabdian yang terdiri dari Andreas Randy Wangarry, dosen Jurusan Akuntansi, serta Oldi Malfri Lambonan, dosen Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado, bersama mahasiswa lintas program studi. Kolaborasi lintas keilmuan ini menjadi kekuatan utama dalam penerapan solusi teknologi yang terintegrasi dan aplikatif bagi kebutuhan UMKM.

Program pengabdian ini bertujuan untuk membantu UMKM meningkatkan jangkauan pasar serta mengoptimalkan penjualan produk olahan perikanan yang selama ini masih bergantung pada sistem pemasaran konvensional. Melalui pendekatan teknologi digital, mitra didampingi dalam pemanfaatan website penjualan berbasis AI yang dilengkapi dengan sistem rekomendasi produk, manajemen saluran distribusi, layanan pelanggan otomatis, serta fitur pencatatan laporan keuangan digital.
Ketua tim pengabdian, Arifmanuel Kolondam, menyampaikan bahwa keberhasilan program tidak hanya terletak pada penggunaan teknologi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia mitra dalam mengadopsinya.
“Pendekatan yang kami lakukan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan agar UMKM benar-benar mampu mengelola saluran distribusi digital secara mandiri dan berkelanjutan,” jelasnya.
Kegiatan dilaksanakan secara bertahap melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi, sehingga mitra memperoleh pemahaman yang komprehensif sekaligus keterampilan praktis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital, efisiensi pengelolaan usaha, serta perluasan jangkauan konsumen produk Lyvia Nusa Boga hingga ke luar daerah.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Diharapkan hasil pengabdian ini dapat menjadi contoh praktik baik kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong transformasi digital UMKM berbasis potensi lokal. (*)
Editor : Meikel Pontolondo


Discussion about this post