• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Desember 5, 2025
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik
Dana Hibah Provinsi Sulut: Pertina 0,00, Sedangkan Portina Nyaris Seratus Juta

Dana Hibah Provinsi Sulut: Pertina 0,00, Sedangkan Portina Nyaris Seratus Juta

by Meikel Eki Pontolondo
26 November 2025
in Politik
0
0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jein Laluyan, menyampaikan kritik tajam terkait persoalan distribusi dana hibah untuk sejumlah cabang olahraga di Sulut. Hal itu ia ungkapkan dalam pembahasan bersama TAPD dan Banggar di Ruang Paripurna, Selasa (25/11/2025).

“Seharusnya TAPD sudah mampu menilai cabang olahraga mana yang layak menerima dana hibah. Saya berbicara secara umum, tetapi saya tahu persis bahwa untuk olahraga tinju, dana hibah yang diberikan nol rupiah,” tegas Jein.

Ia menyoroti bahwa beberapa cabang olahraga telah berhasil mengharumkan nama Sulut dengan meraih medali emas dan perak.

“Saya ambil contoh pada PON Aceh–Medan. Cabang tinju masuk lima besar finalis dengan perolehan tiga emas dan dua perak. Itu pencapaian terbanyak dibanding cabang olahraga lain. Namun, apresiasi pemerintah terhadap prestasi ini justru bernilai 0,00 rupiah,” ujarnya dengan nada kecewa.

Politisi PDI Perjuangan ini mengaku heran dengan pola pikir pemerintah terkait pembinaan olahraga.
“Seharusnya persoalan seperti ini tidak perlu saya pertanyakan lagi. Lalu bagaimana dengan pembinaan atlet? Bagaimana mereka membeli peralatan latihan dan kebutuhan lainnya? Bentuk dukungan dan apresiasi pemerintah provinsi itu apa?” katanya.

Jein pun mengusulkan agar dana hibah dapat dibagi secara proporsional untuk cabang olahraga peraih medali emas dan perak yang telah membawa nama harum Sulut.

Sebelumnya, Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andi Silangen juga sempat menyoroti perbedaan mencolok antara anggaran untuk Portina (Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia) yang hampir mencapai seratus juta rupiah, sementara Pertina (Persatuan Tinju Amatir Indonesia) justru menerima 0,00 rupiah.

Untuk meredakan perdebatan, Ketua Silangen sempat menduga adanya kesalahan penulisan, bahwa mungkin yang dimaksud adalah Pertina, bukan Portina.

Namun dugaan tersebut langsung dibantah oleh Ketua Fraksi Golkar Sulut, Cindy Wurangian.
“Tidak, Ketua. Portina itu ada,” tegasnya.

Di tengah perdebatan mengenai Portina dan Pertina, anggota DPRD Sulut Louis Carl Schramm tampak memilih diam dan keluar ruangan. Ia kembali hanya setelah pembahasan selesai. Belakangan diketahui Ketua Portina Sulut, ialah Louis Carl Schramm sendiri, di mana  olahraga tradisional ini  mendapatkan anggaran hampir seratus juta rupiah.

Sekprov Sulut, Thalis Galang, langsung menanggapinya, terkait pertanyaan ibu Jeane Laluyan. “Kami akan koordinasikan kembali dengan Dinas Pemuda dan Olahraga.”

“Kami akan lihat lagi seperti apa penganggaran yang ada di Dinas Pemuda dan Olahraga, karena memang benar apa yang disampaikan tadi. Atlet yang berprestasi itu, harus mendapatkan apresiasi dari pemerintah provinsi,” ungkap Tahlis.

Lanjut dia, salah satu apresiasi yang sudah dipastikan adalah mereka yang sudah memperoleh prestasi di bidang olahraga, yaitu ditambahkan di BPJS ketenagakerjaan. ” Jadi, program perkasa kepada Rohaniawan dan pemuka agama itu tetap lanjut, bahkan dengan segmennya ditambah dengan 2500 insan olahraga yang sudah mengharumkan nama Provinsi Sulut.”

” Insan olahraga dan budaya, dan saat ini sedang diidentifikasi,” pungkasnya. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Banggar DPRD SulutJeana LaluyanPertinaPortinaTAPD
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Foto: Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, saat membawakan pengantar Ranperda dan Nota Keuangan APBD 2026 dalam rapat paripurna DPRD Sangihe. (Dok. Istimewa)

Defisit Mengancam, Sangihe Tetap Siapkan Rp40 Miliar Bayar Pokok Pinjaman PEN

Discussion about this post

Berita Terkini

  • PBL, Mahasiswa UPW dan Perhotelan Polimdo Gelar Seminar MICE: Digitalisasi dan Teknologi Pariwisata 5 Desember 2025
  • Perokris PLN Suluttenggo Perluas Jangkauan Diakonia ke Gereja Terpencil, Sentuh Petugas Kebersihan Kota Manado 4 Desember 2025
  • Jelang Natal, Perokris PLN Suluttenggo Salurkan Diakonia Pegawai, Wujudkan Semangat Beyond Service di Manado 4 Desember 2025
  • Belasan Tower Transmisi Roboh, PLN Kerahkan 500 Petugas dan Dirikan Dapur Umum Untuk Pemulihan Aceh 4 Desember 2025
  • Prioritaskan Kebutuhan Mendesak, PLN Salurkan 6 Ton Beras dan 14.000 Lampu Emergency untuk Korban Bencana Aceh 4 Desember 2025

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In