Siau, Barta1.com – Bupati Sitaro Chyntia Kalangit melihat langsung progres dan kondisi pembangunan rumah bagi warga terdampak erupsi Gunung Ruang di Desa Modisi, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Rabu (25/6/2025). Terungkap kalua target penyelesaian proyek ditetapkan pada Agustus 2025, dengan tanggal Penyelesaian Akhir Pekerjaan (PHO) direncanakan jatuh pada 12 Agustus 2025.
Pantauan langsung di lokasi menunjukkan bahwa rumah-rumah untuk warga dari Desa Laingpatehi dan Desa Pumpente telah berdiri kokoh. Beberapa unit terlihat telah dicat dan dilengkapi pagar. Selain hunian, fasilitas penunjang seperti kantor dan balai desa, puskesmas pembantu, sekolah, serta tempat ibadah juga sedang dibangun untuk menunjang kebutuhan dasar warga di lokasi baru tersebut.
Usai berdialog dengan penyedia proyek, Bupati Chyntia menyampaikan optimisme terhadap progres pembangunan yang tengah berlangsung. “Saya berharap masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian baru dan mulai menata kembali kehidupan mereka pasca bencana,” katanya.
Hingga saat ini, ratusan warga korban erupsi Gunung Ruang masih menempati lokasi pengungsian sementara di rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Tangkoko dan Sagerat di Kota Bitung. Mereka terus menantikan kepastian dari pemerintah terkait kepindahan ke permukiman baru yang telah direncanakan di Desa Modisi. Dengan adanya kunjungan langsung dari kepala daerah, harapan warga untuk segera mendapatkan kehidupan yang lebih layak pun semakin menguat. “Semoga kami bisa segera keluar dari rusunawa ini,” kata Stela, salah satu warga pengungsi.
Pemkab Sitaro menegaskan komitmennya untuk memastikan proses relokasi berjalan lancar dan sesuai waktu, demi mengembalikan kehidupan yang lebih baik bagi para korban bencana.
Peliput: Agustinus Hari


Discussion about this post