• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 30, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Jull Takaliuang Raih Penghargaan Perempuan Tangguh dan Menginspirasi Indonesia 2023

by Meikel Eki Pontolondo
22 Desember 2023
in Daerah, Politik
0
Dra. Jull Takaliuang,Tokoh Perempuan Indonesia asal Sulawesi Utara menerima penghargaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Perdamaian dan HAM. (foto: istimewa).

Dra. Jull Takaliuang,Tokoh Perempuan Indonesia asal Sulawesi Utara menerima penghargaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Perdamaian dan HAM. (foto: istimewa).

0
SHARES
193
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com –  Dra. Jull Takaliuang,Tokoh Perempuan Indonesia asal Sulawesi Utara yang belum lama menerima penghargaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Perdamaian dan HAM, hari ini Jumat, (22/12/2023), terpilih sebagai penerima penghargaan “Perempuan Tangguh dan Menginspirasi 2023” di Indonesia.

Diwawancarai barta1.com, Jull mengatakan penghargaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA) itu  telah diserahkan pada acara puncak peringatan Hari Ibu Nasional ke-95 Tahun  2023 di Gedung BRIN Jakarta.

“Hari ini saya baru menerima penghargaan Perempuan Tangguh dan Menginspirasi 2023 dari KemenPPPA bersama 95 perempuan Indonesia yang terpilih,” kata Jull.

Dikatakannya, ia sangat berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah memberikan apresiasi yang tinggi pada pencapaian dan perjuangan perempuan Indonesia di berbagai bidang dalam menjaga, merawat dan membangun Indonesia lewat Pernghargaan sekaligus sekaligus peluncuran buku “95 Perempuan Tangguh dan Inspiratif”.

“Sebagai  perempuan dari Timur Indonesia bahkan lahir di Sangihe sebagai daerah perbatasan saya memandang  apresiasi pemerintah pusat untuk beragam aktivitas saya dalam bidang perlindungan anak dan kaum perempuan, HAM, dan lingkungan sepanjang ini adalah suatu kehormatan yang memicu semangat untuk tetap berjuang mewujudkan kebaikan bagi bangsa kita,”ungkapnya.

Apalagi kata dia, penghargaan tersebut diserahkan seiring peringatan Hari Ibu Nasional Tahun 2023 yang mengingatkan kepada semua komponen bangsa tentang perjuangan kaum perempuan yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan.

“Penghargaan kepada 95 perempuan Indonesia tahun ini merupakan bagian dari refleksi  atas kiprah, peran, dan kontribusi perempuan, yang begitu besar sebagai sumber daya potensial untuk kemajuan bangsa,” ujarnya.

 

Dra. Jull Takaliuang,Tokoh Perempuan Indonesia asal Sulawesi Utara menerima penghargaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Perdamaian dan HAM. (foto: istimewa).
Dra. Jull Takaliuang salah satau tokoh Perempuan Indonesia asal Sulawesi Utara menerima penghargaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Perdamaian dan HAM. (foto: istimewa).

Berjuang Dengan Tindankan Nyata

Sekilas, Jull Takaliuang adalah perempuan Nusa Utara, kelahiran desa Menggawa, Kepulauan Sangihe 31 Juli 1969. Setelah menamatkan pendidikan di Jurusan Sastra Universitas Sam Ratulangi, ia sempat menekuni profesi wartawan lalu bergabung dengan Yayasan Suara Nurani Minaesa pada tahun 1998.

Melalui yayasan ini, Jull melakukan pendampingan terhadap masyarakat yang mengalami ketidakadilan, para perempuan yang mengalami kekerasan serta anak-anak yang ditelantarkan.

Bersama suaminya, Jull yang juga seorang aktivis lingkungan dan hak asasi manusia, tercatat melakukan pendampingan kepada warga di Sulawesi Utara sebagai berikut :

2004 s.d 2005 mendampingi warga Buyat, Ratatotok melawan perusahaan Tambang Newmont Minahasa Raya.

2005 s.d 2010 mendampingi masyarakat 34 desa di lingkar tambang berhadapan dengan perusahaan PT. Meares Soputan Mining.

2006, mendampingi keluarga korban pembunuhan dua balita perempuan di PN Manado.

2006, mendampingi warga pulau Bangka, Minahasa Utara atas kasus ilegal logging.

2009, mendampingi warga Candi, kota Bitung, yang hendak digusur dari pemukiman mereka.

2009, mendampingi warga Sangihe, menolak rencana pertambangan pasir di Tabukan Utara.

2011 s.d 2019 mendampingi warga pulau Bangka, Minahasa Utara dan berhasil mengusir PT. Mikgro Metal Perdana dengan memenangkan gugatan hingga ke MA pada tahun 2015.

2017 sampai sekarang, mendampingi masyarakat desa Tiberias, Bolaang Mongondow yang hendak direbut tanahnya oleh sebuah perusahaan besar nasional.

2019 sampai sekarang, mendampingi masyarakat desa Paputungan, Jaya Karsa dan Tanah Putih, Minahasa Utara, yang lahannya hendak direbut untuk pembangunan sebuah hotel besar.

2021 hingga saat ini, menjadi inisiator gerakan Save Sangihe Island melawan PT. TMS yang mendapat konsesi sebesar 42.000 Ha dari total 73. 698 Ha daratan pulau Sangihe. Pemberian konsesi ini melanggar UU 1 tahun 2014 tentang pulau-pulau kecil. Saat ini gugatan warga telah menang di MA.

Selama 25 tahun memperjuangkan masyarakat kecil dan tertindas, Jull Takaliuang harus menghadapi berbagai ancaman kekerasan, teror, baik fisik maupun mental, yang bahkan nyaris mengancam nyawanya sendiri. Bahkan pada tahun 2007 ia pernah menjadi tahanan rumah demi memperjuangkan nasib warga.

Atas dedikasinya memperjuangkan hak asasi manusia dan lingkungan hidup, pada tahun 2015, ibu 1 orang anak ini dianugerahi N-PEACE Award dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Namun bukan untuk penghargaan itu ia berjuang, tetapi karena kecintaan dan kasih-sayang kepada sesama manusia yang mengalami penindasan dan kesewenangan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung-jawab. (*)

 

Penulis: Iverdixon Tinungki

Barta1.Com
Tags: Dra. Jull TakaliuangPerserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Perdamaian dan HAM
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
JK Dukung AMIN, Pro Anies: Langkah Kemenangan Anies – Muhaimin Semakin Jelas

JK Dukung AMIN, Pro Anies: Langkah Kemenangan Anies - Muhaimin Semakin Jelas

Discussion about this post

Berita Terkini

  • RSUD Liun Kendage Akui Kekosongan Obat, Sebut Dampak Transisi Pengadaan 29 April 2026
  • RSUD Liun Kendage Gandeng Dekopinda untuk Menata Usaha di Lingkungan Rumah Sakit 29 April 2026
  • Menyiapkan Generasi Vokasi di Era Digital: Kuliah Umum Polimdo Angkat Isu Digital Marketing dan Keuangan Praktis 29 April 2026
  • RDP DPRD Sulut: Pokir Lenyap, Bantuan Rumah Ibadah Tak Ada di Tomohon 29 April 2026
  • Polresta Manado Perang Lawan Bandar Narkoba: 141 Paket Sabu dan 5.264 Butir Obat Keras Gagal Beredar 29 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In