• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Permakultur di Desa Dapalan,  Talaud Bakal Miliki Desa Agrowisata

by Frets Evan
29 Juni 2022
in Daerah
0
Lokasi pertanian Permakultur Tappa’Namma di Desa Dapalan.

Lokasi pertanian Permakultur Tappa’Namma di Desa Dapalan.

0
SHARES
194
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Talaud, Barta1.com – Program Permakultur yang prakarsai oleh Yayasan  Pusat Informasi Sampiri (PIS) di desa Dapalan membuka peluang untuk menjadikan desa tersebut sebagai desa agrowisata.

Kegiatan pertanian kreatif yang digeluti oleh kelompok permakultur Tappa’Namma memiliki peran penting dalam upaya ketahanan dan kemandirian pangan. Selain itu, Permakultur yang mereka tekuni saat ini memiliki peluang menuju desa agrowisata.

Ketua kelompok permakultur Tappa’Namma, Artis Menalang menuturkan ada dampak positif ketika permakultur dikelola dengan serius.

“Permakultur adalah salah satu cara untuk kita mandiri dalam soal pangan. Memiliki manfaat ekonomi, Ramah lingkungan, Hemat biaya dan Mengurangi resiko kekeringan,” tutur Menalang, Selasa (28/06/2022).

Disisi lain, Dodi Maarial yang merupakan pelaku wisata melihat adanya potensi wisata dalam kegiatan permakultur tersebut.

“Permakultur bisa menyulap wajah desa lebih menarik. Bahkan berpotensi menjadi tempat wisata baru atau agrowisata di Kepulauan Talaud,” ujar Maarial.

Lanjutnya, dengan adanya permakultur maka penataan lahan akan lebih menarik.

“Permakultur bisa diterapkan di halaman rumah. Hal ini akan meningkatkan nilai estetika dalam desa tersebut. Di sinilah daya tarik bagi wisatawan,” ungkapnya.

Sebelumnya, kelompok permakultur Tappa’Namma mengikuti pelatihan tentang permakultur dari Yayasan Idep Selaras Alam Bali.

Peliput : Evan Taarae

Barta1.Com
Tags: DapalanPermakulturPertanianTALAUD
ADVERTISEMENT
Frets Evan

Frets Evan

Next Post
James Arthur Kojongian Kembali Jabat Wakil Ketua DPRD Sulut

James Arthur Kojongian Kembali Jabat Wakil Ketua DPRD Sulut

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Ajang Talenta SMP 2026, Ruang Pembinaan Prestasi dan Karakter Siswa Sangihe 30 April 2026
  • RSUD Liun Kendage Akui Kekosongan Obat, Sebut Dampak Transisi Pengadaan 29 April 2026
  • RSUD Liun Kendage Gandeng Dekopinda untuk Menata Usaha di Lingkungan Rumah Sakit 29 April 2026
  • Menyiapkan Generasi Vokasi di Era Digital: Kuliah Umum Polimdo Angkat Isu Digital Marketing dan Keuangan Praktis 29 April 2026
  • RDP DPRD Sulut: Pokir Lenyap, Bantuan Rumah Ibadah Tak Ada di Tomohon 29 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In