Sangihe, Barta1.com – Pada 2 November 2022 mendatang merupakan tahap ketiga dimatikannya siaran TV analog. Dengan begitu masyarakat di seluruh Indonesia sudah tidak bisa lagi menerima siaran melalui TV analog, tak terkecuali Kabupaten Kepulauan Sangihe yang menunggu jadwal tahap ketiga ini.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Sangihe Zigfrid Harikatang, melalui Kabid e-Goferment Yermias Bukasiang meminta pemerintah pusat untuk segera menyalurkan STB kepada masyarakat Sangihe, sebab pada umumnya masyarakat Sangihe masih banyak menggunakan TV tabung analog.
“Kalau di toko-toko elektronik STB sendiri sepertinya masih belum ada. Mungkin nanti baru diadakan para pedagang, menjelang tahapan ketiga di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jadi kami meminta kepada pihak terkait sebaiknya memerhatikan masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya di Sangihe. Karena masih banyak sekali masyarakat yang TV nya TV tabung,” Kata Kabid e-Goferment, Yermias Bukasiang.
Berikut daftar wilayah dimatikannya Tv analog tahap ketiga oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dimana paling lambat ialah pada 2 November 2022.
Riau – 3 (Kabupaten Rokan Hilir)
Riau – 7 (Kabupaten Indragiri Hilir)
Jambi – 4 (Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh)
Kepulauan Bangka Belitung – 4 (Kabupaten Belitung, Kabupaten Belitung Timur)
Jawa Barat – 5 (Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi)
Jawa Barat – 6 (Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang)
Jawa Tengah – 5 (Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, Kota Magelang)
Jawa Tengah – 8 (Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo)
Jawa Timur – 2 (Kabupaten Malang, Kabupaten Probolinggo, Kota Malang, Kota Probolinggo, Kota Batu)
Jawa Timur – 7 (Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kota Kediri, Kota Blitar)
Jawa Timur – 8 (Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban)
Jawa Timur – 9 (Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kota Madiun)
Banten – 3 (Kabupaten Lebak)
Nusa Tenggara Barat – 5 (Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, Kota Bima)
Kalimantan Barat – 6 (Kabupaten Sintang)
Sulawesi Utara – 6 (Kabupaten Kepulauan Sangihe)
Sulawesi Tengah – 3 (Kabupaten Toli Toli)
Sulawesi Selatan – 6 (Kabupaten Sidenreng Rappang, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Enrekang, Kota Pare Pare)
Maluku – 2 (Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Timur)
Maluku – 6 (Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual)
Papua – 4 (Kabupaten Merauke)
Papua – 7 (Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Mamberamo Raya , Kabupaten Mamberamo Tengah, Kabupaten Yalimo)
Papua – 9 (Kabupaten Mimika)
Papua – 11 (Kabupaten Nabire)
Papua – 13 (Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Supiori).
Peliput : Rendy Saselah


Discussion about this post