Bitung, Barta1.com — Keturunan 6 Dotu Tanjung Merah Bitung kembali menggelar pertemuan di Pantai Keluarga Waleleng-Mawuntu, Tanjung Merah, Sabtu (06/11/2021). Setidaknya 160 saudara-bersaudara terkumpul dalam temu penuh keakraban tersebut.
Tatap muka bertajuk “Jumpa Kasih” itu didahului dengan ibadah yang dipimpin Pdt Melky Kairupan STh. Seusai ibadah, Efraim Lengkong selaku sesepuh sekaligus pemegang mandat 6 Dotu Tanjung Merah, menyampaikan pesan untuk seluruh yang hadir.
“Persatuan keenam keturunan hulu keluarga Hermanus Sompotan, Jusop Lengkong, Ellias Wullur, Jusop Siby, Magdalena Rotty dan Habel Ganda harus tercipta kembali, karena moyang mereka jauh sebelumnya sudah meletakan fondasi yang kuat bagi anak temurunnya lebih khusus di kota Bitung,” kata Efraim.

Menurut dia, kurang lebih 40 tahun anak cucu 6 dotu yang merupakan keturunan pendiri Kota Bitung saat ini seakan tenggelam atau terkesan ditenggelamkan.
“Sudah saatnya untuk bangun dari tidur agar bisa berperan aktif dalam pembangunan Kota Bitung ke depan, jadilah tuan di negeri sendiri,” tegas Efraim.
Juga, turut menberi sambutan Decky Sompotan yang menekankan pentingnya penguatan identitas Keluarga 6 Dotu. Pada kesempatan tersebut, Pdt David Katuuk juga menyampaikankan materi doktrin keluarga 6 Dotu. Hal ini membuat para undangan yang hadir terlihat bersemangat dalam mendengarkan materi-materi tersebut, karena dikemas dengan kritis namun ringan dan menyentuh.
Setelah sambutan-sambutan, seluruh keluarga 6 Dotu membuat Yel-Yel yang dipandu Jhon Rumambi dan Esther Ticoalu SPd. Kebersamaan itu diakhiri dengan ramah tamah. Staf Ahli Walikota Manado, Dra Sandra Sambuaga-Tangkudung, juga hadir dan memberi arahan bersama Brian Waleleng agar pertemuan seperti ini bisa dilaksanakan minimal setahun sekali. Keduanya kemudian memberikan sampul titipan dari Bonifacius Jerry Waleleng, berupa uang tunai untuk pembelian seragam bagi Aliansi The Six Lagecy “Tana’ Rundang Bitung”. (**)
Editor: Ady Putong


Discussion about this post