Manado, Barta1.com – Sejumlah sekolah di Sulawesi Utara ditenggarai menahan ijazah siswa yang telah lulus sekolah. Pelak saja, Fraksi Partai Nasdem (FPN) dan Fraksi Partai Golkar (FPG) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut memperhatikan masalah tersebut. “FPN mengingatkan pihak eksekutif untuk memperhatikan SMA yang menahan ijazah bagi lulusan yang tidak mampu membayar uang administrasi,” ungkap Mohammad Wongso yang mewakili FPN, Senin (4/11/2021) lalu.
Ia juga berharap masalah ini menjadi perhatian bersama, agar tidak ada lagi cara-cara seperti itu. Senanda disampaikan personil FPG, Inggried Sondakh. “FPG mengingatkan Pemprov Sulut terkait pungutan liar (pungli). Jangan, ada lagi pungli di sekolah-sekolah” tegas putri mantan Gubernur Sulut, AJ Sondakh.
Wakil Gubenur Sulut, Steven OE Kandouw menyampaikan jika ada yang menahan ijazah siswa itu merupakan tindakan yang sama sekali tidak bisa ditolerir. Dinas Pendidikan harus lebih profesional melihat hal-hal seperti ini, agar tidak terjadi lagi. “Sama dengan FPN, FPG juga mengingatkan terkait pemungutan di sekolah-sekolah. Terima kasih, buat ibu Inggried Sondakh yang sudah mengingatkan,” pungkas suami Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulut, Kartika Devi Tanos ini.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post