Manado, Barta1.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) bersama Internasional Labour Organization (ILO), dan pemerintah Inggris akan membina Desa Tiwoho, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut) untuk menjadi desa wisata ternama dan menguntungkan.
Hal itu dibenarkan Direktur Polimdo, Dra Mareyke Alelo, MBA saat ditemui Barta1.com di ruangannya di Lantai 3 Gedung Utama (GU) Polimdo, Kamis (14/10/2021). “Kami kembali mendapatkan hibah dari pemerintah Inggris untuk membina Desa Tiwoho. Dan soft opening akan digelar pada 20 Oktober 2021, dan akan dihadiri Kedutaan Inggris dan Bupati Minut, Joune Ganda,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, di tengah pandemi kemarin, Polimdo terus berkegiatan. “Kemarin Polimdo melakukan pendampingan di Desa Budo, Minut. Di sana omzetnya per hari rata-rata Rp 50 ribu, ketika dibina Polimdo, hanya 2 Minggu saja Desa tersebut mendapatkan keuntungan sebasar Rp 30 juta,” kata direktur asal Nusa Utara ini.
“Kerjasama Polimdo bersama pemerintah Inggris sudah sejak tahun kemarin. Ada 43 politeknik se-Indonesia, hanya 4 yang mendapatkan bantuan ini. Salah satunya adalah Polimdo itu sendiri,” ujarnya.
Diakhir statemennya, dirinya mengatakan hanya ada 3 negara yang menerima dana hibah dari Inggris, salah satunya di Indonesia dan dilakukan di Sulut yang adalah Polimdo. “Setiap negara itu mendapatkan bantuan sebesar 50 pound sterling,” pungkasnya.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post