• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Kritik Untuk Rektorat yang Larang Mahasiswa Berdemo

by Ady Putong
27 September 2019
in News, Politik
0
Kritik Untuk Rektorat yang Larang Mahasiswa Berdemo

Mahasiswa Polimdo menggelar aksi demo dan melakukan long march ke gedung DPRD Sulut. (foto: Meikel/Barta1)

0
SHARES
86
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Elemen mahasiswa mengkritisi kebijakan sejumlah rektorat perguruan tinggi di Manado yang membatasi pergerakan mahasiswa untuk melakukan aksi demonstrasi. Hal mana disebut organisasi mahasiswa sebagai sesuatu yang disayangkan.

“Kami heran kenapa aksi mahasiswa seakan dibatasi oleh pihak kampus, kita bisa lihat dari batasan-batasan yang diberikan oleh pimpinan-pimpinan universitas,” ujar Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Cris Tumbel, baru-baru ini.

Sepatutnya menurut dia gerakan mahasiswa turun ke jalan dilihat dari perspektif kemarahan masyarakat yang hanya bisa disuarakan secara lantang dan terbuka oleh mahasiswa. Apalagi kata dia proses reformasi yang terjadi hingga masyarakat hidup di alam saat ini adalah hasil pergerakan mahasiswa.

“sekali lagi saya sayangkan ketika ada pergolakan hari ini seakan-akan pergerakan mahasiswa itu dibatasi oleh Universitas yang saat ini mahasiswa menambah ilmu,” jelas dia.

Anggota DPRD Sulut Fabian Kaloh turut menanggapi masalah tersebut. Dia menyebut perlu adanya alam demokrasi yang sehat dan kebebasan berekspresi.

“Saya kurang faham regulasi internal kampus. Tetapi melarang mahasiswa berdemo sesuai kaca mata universal demokrasi itu tidak sehat dalam menumbuhkan kebebasan mahasiswa dalam berekspresi.

Salah satu pihak yang mengeluarkan ‘surat peringatan’ bagi mahasiswa yang berdemo adalah Politeknik Negeri Manado, atau Polimdo. Ada 6 poin pada surat edaran yang dikeluarkan rektorat. Adapun point ke 4 berbunyi, sesuai kelender akademik, minggu ini adalah minggu pelaksanaan UTS dan UAS (Khusus bagi jurusan teknik sipil). Kegiatan tersebut tetap dilaksanakan dengan konsekwensi mahasiswa yang tidak menghadiri kegiatan UTS dan UAS, tidak akan diberikan nilai pada ujian ini. Surat edaran tersebut bertanda tangan wakil direktur (Wadir) 1 Bidang Akademik, Mareke Alelo MBA.

Mareke yang ditemui Barta1 Kamis 26 September 2019 sudah menanggapi ketika ditanyai mengenai surat edaran tersebut.

“Spirit dari point 2 adalah rasa kasih kami kepada anak-anak atau mahasiswa kami. Kami tidak ingin lagi melihat ada korban kecelakaan sia-sia. Massa demo yang besar biasanya susah dikendalikan. Bagaimana kalo terjadi sesuatu yg membahayakan nyawa mereka? Bayangkanlah betapa hancurnya hati orang tua,” ungkap Mareke.

Saat ditanya terkait poin ke 4 ? Mareke merespon pertanyaan tersebut dengan mengajak mahasiswa Polimdo untuk kembali belajar seperti semula.

“Mari ikut ujian, terkait permasalahan di jurusan poin ke 4 nanti selesaikan di jurusan. Pada intinya mahasiswa ikut pembelajaran lagi,” kata dia. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: demo mahasiswamanadopolimdoUnsrat
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Cara Komnas HAM Susun Draf Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan

Cara Komnas HAM Susun Draf Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Tutup HUT Ke-1 Kodaeral VIII & HUT RI Ke-81, Laksda Dery: Olahraga Cerminan Semangat Kebangsaan 18 Agustus 2026
  • Bupati Sangihe Targetkan Seluruh Desa Nikmati Listrik 24 Jam pada 2028 18 Agustus 2026
  • AIPTU Arnold Moningka Pimpin URC Resmob Polres Bitung Bekuk Dua Terduga Pelaku Penganiayaan di Girian. 18 Agustus 2026
  • 81 Tahun Indonesia Merdeka, AMAN Sulut Desak Pemerintah Segera Akui dan Lindungi Hak Masyarakat Adat 18 Agustus 2026
  • RSUD Liun Kendage Benahi Tiga Fasilitas Vital: Ruang Anak, Listrik dan Oksigen 18 Agustus 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In