Manado, Barta1.com – Sambutan hangat ribuan masyarakat saat kedatangan Presiden Joko Widodo di Manado, Sulawesi Utara, dibalas setimpal. Orang nomor satu ini ketika dalam perjalanan dari Bandara Sam Ratulangi Manado menuju Hotel Sutan Raja, Minut, tiba-tiba turun dari mobil dan menemui warga di depan Transmart Kairagi, Manado, pukul 18.30 WITA, Minggu (32/3/2019).
Jokowi tak segan-segan menyalami warga satu per satu seakan tak ada sekat antara pemimpin dan rakyatnya. Teriakan Jokowi…Jokowi…oleh ribuan masyarakat Sulut langsung bergema tepat di pintu masuk jalan tol menuju Minahasa Utara, di depan Transmart, Kairagi.
Sekitar sembilan kali Jokowi turun dari mobil menyalami warga meski dikawal ketat Panpamres. Jokowi melambaikan tangannya, turun lalu berjabat tangan serta berswafoto dengan masyarakat yang menghampirinya. “Ini baru bilang Presiden yang merakyat,” tutur Gius dan Helpi, dua warga asal Singkil.
“Katanya dari bandara ke lokasi ini cuma 15 menit, ngga tahunya sampai satu setengah jam, saya dicegat sampai 9 kali di jalan,” seloroh Jokowi di hadapan ratusan peserta acara bertajuk “Silaturahim Presiden RI dengan Peserta Konferensi Gereja dan Masyarakat (KGM) X – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Tahun 2019” di Hotel Sutan Raja Minahasa Utara.
“Mungkin cuma saya presiden yang bisa dicegat rakyatnya di jalan,” tambah Jokowi disambut tawa peserta kegiatan.
“Semua rakyat di Sulut sangat mencintai Pak Jokowi. Beliau benar-benar pemimpin yang merakyat,” kata Lily Fumico Kadeke.
Ia menambahkan Jokowi adalah telinga, mata dan hati masyarakat Indonesia. “Untuk itu kami menyambutnya dengan senang hati. Semoga bapak dan ibu Presiden Indonesia kita, bisa betah dan senang dengan sambutan masyarakat Sulut,” ujar Sekretaris Penasehat DPC Pospera Kota Bitung ini.
Regina C. Sari Bagit, salah satu masyarakat Manado yang menyambut kedatangan Jokowi, mengungkapkan kebanggan dan merasa senang ketika bisa melihat langsung Jokowi bersama ibu. “Kiranya Pak Jokowi bersama ibu diberikan kesehatan dan kekuatan dari sang pencipta. Semoga dia memimpin bangsa Indonesia untuk kedua kalinya,” ujar Regina.
Penulis : Meikel Eki Pontolondo

Discussion about this post