• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Ogoh-ogoh Lintasi Jalanan Manado, Warga Dibuat Terpukau

by Agustinus Hari
7 Maret 2019
in Daerah
0
Ogoh-ogoh Lintasi Jalanan Manado, Warga Dibuat Terpukau

Pawai Ogoh-Ogoh di Manado, Kamis (7/3/2019). (foto: albert/barta1)

591
SHARES
345
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Warga Kota Manado, sore kemarin (6/3/2019) benar-benar dibuat terpukau oleh penampilan atraktif pawai Ogoh-ogoh yang diselenggarakan warga Hindu Dharma Sulawesi Utara.

Saat melintas jalan Walanda Maramis, masyarakat tampak antusias menyaksikan pawai yang jarang-jarang terjadi di Manado tersebut.

“Ini pertama kali saya melihat Ogoh-ogoh melintas di jalanan Kota Manado,” ujar Nirma, warga Paal II kepada Barta1.com, perempuan yang datang menyaksikan pawai Ogoh-ogoh bersama tiga anak dan suaminya itu mengatakan sangat senang bisa menyaksikan budaya masyarakat Hindu tersebut.

Dalam pawai yang melintasi sejumlah ruas jalan Kota Manado, selain menampilkan 2 patung Bhuta Kala diarak masing-masing puluhan orang dalam sebuah gelagar bambu, juga tampak atraksi budaya Minahasa berupa Tari Kabaran, Barongsai dari umat Tridharma, juga kesenian Qosidah yang lengkap dengan alat musik rebana dan kecrek dari umat Muslim Manado, serta berbagai ragam seni budaya lainnya dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.

Salah seorang peserta pawai mengatakan, pawai Ogoh-ogoh yang digelar ini, dalam rangka menyambut Perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1941, yang menjadi tradisi umat Hindu untuk menyucikan lingkungan dari roh jahat sehari sebelum Hari Raya Nyepi.

Peliput : Albert P Nalang

Barta1.Com
Tags: hindu dharma sulawesi utaramanadopawai ogoh-ogoh
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Gerakan Cinta Budaya Kampanyekan Pelestarian Budaya Lokal

Gerakan Cinta Budaya Kampanyekan Pelestarian Budaya Lokal

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Dari Bibit Tomat hingga Rafting: Cara KMPA Tansa Rayakan Hari Bumi di Manado 19 April 2026
  • IKA Polimdo: Larangan Vape adalah Investasi Kesehatan Mahasiswa 19 April 2026
  • Kakanwil Kemenkumham Sulut Temui Gubernur Yulius Selvanus, Bahas Harmonisasi Ranpergub 19 April 2026
  • Mencari Grand Master Masa Depan dari Sulawesi Utara 19 April 2026
  • Pecatur Muda Memukau dan Ukir Prestasi di BNNP Sulut Cup 2026 18 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In