MANADO, BARTA1.COM – Memasuki bulan Desember sebagai bukan sukacita bagi umat Kristiani. Berbagai elemen merayakan dalam bentuk ibadah pra Natal. Kelompok Muda Pecinta Alam (KMPA) Tindakan Antusias Simpati Alam (TANSA) Sulut, Sabtu (8/12/18) malam juga tak mau ketinggalan dalam perayaan menyambut kelahiran Yesus Kristus.
Ibadah dipimpin langsung Dikson Kasehung Lala, mantan penatua Kolom 12 GMIM Viadolorosa Kairagi Manado. “Menjaga alam, melestarikan alam bagian dari melayani Tuhan. Bagi komunitas KMPA TANSA Sulut semoga terus pertahankan apa yang menjadi tangungjawab kalian,” katanya.
Ibadah pranatal tersebut ditandai dengan pemasangan lilin sebagai simbol terang Yesus Kristus dalam dunia.
Ketua Umum KMPA TANSA Sulut, Fernando Laira mengungkapkan pranatal yang bertemakan ‘Alam Adalah Tanda Sukacita, bahwa Natal telah tiba’ sesuai dengan pembacaan Alkitab perjanjian baru Yohanes 1:3 yang berbunyi segala sesuatu dijadikan oleh dia dan tanpa dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
“Maksud dari tema pembacaan itu, menceritakan kepercayaan kita bersama, bahwa alam bagian dari ciptaan Tuhan,” ujarnya.
Untuk itu segala sesuatu yang diciptakan Tuhan, kita sebagai penikmat, harus menjaga dan merawat alam ini, demi kehidupan kita bersama,” kata Fernando.
Kegiatan pranatal, dilaksanakan di Sekretariat KMPA TANSA Sulut, Kairagi 2, Kecamatan Mapanget dihadiri jemaat Kolom 24 GMIM Viadolorosa Kairagi, Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Marabunta, MPA Kharulistiwa Adv, dan Himpunan Jurusan Mahasiswa (HIMAJU) Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado.
Peliput : Meikel Eki Pontolondo


Discussion about this post