Manado, Barta1.com — Keindahan alam Taman Nasional Bunaken di Sulawesi Utara yang menjadi magnet pariwisata internasional kini tengah diuji oleh tantangan keandalan energi. PT PLN (Persero) terus memacu penanganan teknis untuk memulihkan secara penuh pasokan listrik di Pulau Bunaken, setelah terjadi gangguan teknis pada dua unit mesin pembangkit lokal yang memicu defisit daya hingga 135 kilowatt (kW).
Kondisi tersebut sempat membayangi aktivitas warga dan sektor jasa pariwisata di pulau ikonik yang berjarak sekitar 45 menit perjalanan laut dari Pelabuhan Manado ini. Meski demikian, titik terang mulai terlihat usai tim teknis PLN berhasil memulihkan dan mengoperasikan kembali satu unit mesin pembangkit sejak dua hari lalu, tepatnya Rabu (05/08/2026), guna mengurangi besaran pemadaman.
Guna menjaga kestabilan sistem kelistrikan terisolasi (isolated system) di pulau tersebut selama proses pemulihan intensif, manajemen PLN terpaksa memberlakukan skema penghentian sementara aliran listrik secara bergilir.
Kebijakan manajemen beban ini diterapkan di beberapa wilayah pemukiman dan kawasan penunjang wisata agar tidak memicu pemadaman total (blackout).
Upaya pemulihan penuh ini menjadi krusial mengingat Pulau Bunaken bergantung pada sistem kelistrikan mikro mandiri untuk melayani lebih dari 1.100 pelanggan, termasuk puluhan resort, homestay, dan fasilitas penyelaman. Keandalan pasokan listrik menjadi urat nadi utama bagi keberlanjutan ekosistem pariwisata bahari kawasan konservasi tersebut.
Hingga Jumat (07/08/2026), seluruh tim teknis PLN UP3 Manado diterjunkan dan terus bekerja secara intensif di lapangan. Pihak PLN memproyeksikan perbaikan menyeluruh pada unit pembangkit yang tersisa dapat rampung pada Minggu (09/08/2026), sehingga pasokan daya ke rumah warga maupun tempat usaha kembali normal 100 persen.
Manajemen PLN menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di Pulau Bunaken atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pihak perusahaan juga mengapresiasi kesabaran warga serta berjanji akan terus memperbarui informasi perkembangan pemulihan secara transparan dan berkala.
“PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan serta mengucapkan terima kasih atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. PLN berkomitmen untuk terus memberikan informasi perkembangan penanganan gangguan kepada pelanggan,” rilis resmi manajemen PLN. (**)
Editor: Ady Putong


Discussion about this post