• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Gas Metana TPA Sumompo Tembus 50 Ribu ppm, Naturalis Peringatkan Bahaya Kebakaran

by Ady Putong
7 Agustus 2026
in Daerah
0
Kondisi gundukan Sampah di TPA Sumompo beberapa waktu lalu. (foto: Barta1)

Kondisi gundukan Sampah di TPA Sumompo beberapa waktu lalu. (foto: Barta1)

0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Ancaman bencana lingkungan dan darurat asap kembali mengintai Kota Manado. Musim kemarau berkepanjangan yang tengah melanda berpotensi memicu kembali tragedi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo. Pasalnya, timbulan gas beracun dan mudah terbakar di kawasan tersebut kini terpantau berada di level yang sangat kritis.

Peringatan dini ini disuarakan oleh Naturalis Jemmy Makasala-Pantolaeng bersama aktivis sungai Manado, Denny ‘Dentar’ Taroreh. Berdasarkan hasil pengukuran mandiri menggunakan gas detector baru-baru ini di seputaran TPA Sumompo, Jemmy mendapati angka yang mengkhawatirkan.

“Kandungan gas metana (CH4) di sana sudah menyentuh 50.000 ppm (parts per million), padahal ambang batas aman lingkungan berada di kisaran 1.000 ppm,” ujar Jemmy kepada Barta1, belum lama ini.

Dalam kacamata sains lingkungan, angka 50.000 ppm setara dengan konsentrasi 5% volume di udara. Angka ini merupakan Lower Explosive Limit (LEL) atau ambang batas bawah ledakan bagi gas metana.

Artinya, pada titik konsentrasi ini, timbunan sampah di TPA Sumompo secara harfiah telah menjadi ‘bom waktu’. Hanya butuh satu percikan api kecil atau suhu panas matahari yang ekstrem untuk memicu ledakan dan kebakaran hebat dari dalam tumpukan sampah (subsurface fire). Kondisi itu diperparah dengan masa kemarau panjang yang melanda Sulawesi Utara, termasuk Kota Manado.

Lebih parah lagi, ancaman tidak hanya datang dari risiko kebakaran. Gas beracun Hidrogen Sulfida (H2S) yang ditimbulkan dari pembusukan sampah organik anaerobik juga tercatat jauh melebihi batas toleransi kesehatan manusia dan juga rawan memicu api.

“Ambang batas normal paparan H2S di udara ambien idealnya 0 hingga 1 ppm. Namun, di TPA Sumompo angkanya sudah menyentuh 25 ppm,” terang Jemmy.

Sebagai perbandingan, standar keselamatan kerja internasional OSHA dan NIOSH menetapkan batas maksimal paparan H2S adalah 10 ppm. Pada level 25 ppm, gas yang berbau seperti telur busuk ini sangat beracun dan dapat memicu kerusakan saluran pernapasan, iritasi mata parah, mual, hingga memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bagi warga di sekitar TPA.

Kondisi kritis ini membangkitkan trauma warga pada insiden kebakaran TPA Sumompo pada 2023 silam. Kebakaran di kawasan TPA sangat sulit dipadamkan karena api disuplai oleh gas metana yang terperangkap di bawah permukaan gunungan sampah.

Hal ini memicu kepulan asap tebal yang membumbung tinggi, merusak jarak pandang, dan menyelimuti permukiman penduduk dengan asap beracun.

Jemmy dan Dentar mendesak Pemerintah Kota Manado, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk segera mengambil langkah mitigasi sebelum api benar-benar tersulut.

“Dampak mematikan dari gas metana dan hidrogen sulfida ini bisa ditekan jika pemerintah mau melakukan pencegahan dini. Misalnya, secara rutin menyemprotkan cairan pengurai organik seperti eco-enzyme untuk menetralkan gas metana, serta segera membangun parit atau kanal pembatas. Kanal ini krusial untuk melokalisasi kawasan agar jika terjadi titik api, tidak menjalar hingga ke permukiman warga,” pungkas mereka. (**)

Editor: Ady Putong

 

Barta1.Com
Tags: Bahaya gas metana sampahCara mencegah kebakaran TPADampak gas H2S bagi kesehatanDarurat sampah ManadoDinas Lingkungan Hidup ManadoGas metana TPA SumompoKebakaran TPA SumompoKemarau panjang ManadoTPA Sumompo Manado
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Gas Metana TPA Sumompo Tembus 50 Ribu ppm, Naturalis Peringatkan Bahaya Kebakaran 7 Agustus 2026
  • Pembangkit Listrik Pulau Bunaken Gangguan 135 kW, PLN Targetkan Pulih Normal Hari Minggu 7 Agustus 2026
  • Sambut HUT ke-81 RI, PLN Kucurkan Bantuan Perangkat Digital untuk SMPN 1 Palu 7 Agustus 2026
  • Penantian 38 Tahun Berakhir, Kabel Bawah Laut PLN Terangi Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100% Rasio Desa Berlistrik Gorontalo 6 Agustus 2026
  • Banggar DPRD Sulut Usulkan Dividen Rp79 Miliar Ditahan, Begini Penjelasan Dirut BSG Revino 6 Agustus 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In