Palu, Barta1.com — Suasana gembira melimputi Aula SMP Negeri 1 Palu di Jalan Gatot Subroto, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Memasuki Agustus 2026, nuansa menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia kian terasa hangat.
Bukan hanya dari deretan umbul-umbul merah putih yang berkibar di sudut kota, melainkan juga lewat gelombang baru transformasi pembelajaran berbasis teknologi yang berhembus di salah satu sekolah menengah tertua di Kota Palu tersebut.
Rabu (5/8/2026), PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu menyerahkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Program Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Digitalisasi Pendidikan”. Inisiatif ini ditujukan untuk mengakselerasi kesiapan para siswa dan guru dalam mengarungi era serba digital menuju panggung Indonesia Emas 2045.
Bantuan bernilai strategis tersebut melingkupi 25 unit komputer PC, 2 unit WiFi router, 3 unit webcam, 1 unit printer, serta paket pelatihan digitalisasi pembelajaran komprehensif bagi para tenaga pendidik.
Dukungan sarana TIK ini menjadi amunisi vital bagi SMP Negeri 1 Palu—sekolah bersejarah yang telah berdiri sejak tahun 1954—guna memperkuat infrastruktur belajar-mengajar berbasis digital di ruang kelas.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bantuan TJSL ini merupakan wujud kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas.
“Pendidikan adalah investasi paling fundamental bagi masa depan bangsa. Melalui akselerasi digitalisasi di SMP Negeri 1 Palu, PLN ingin memastikan anak-anak kita memiliki akses teknologi yang memadai untuk berkembang menjadi generasi unggul, adaptif, dan berdaya saing. Ini adalah wujud kontribusi nyata PLN dalam mengisi kemerdekaan RI ke-81, melistriki mimpi anak bangsa melalui pendidikan,” ungkap Usman.
Langkah PLN merangkul sekolah di Palu ini sejalan dengan capaian daerah, di mana Kota Palu tercatat memegang Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tertinggi di Sulawesi Tengah.
Kehadiran laboratorium komputer dan jaringan internet berkecepatan tinggi ini diyakini akan makin memperkuat standar literasi digital siswa, sekaligus mempercepat pemerataan kualitas pendidikan berbasis teknologi di wilayah perkotaan Sulawesi.
Prosesi penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Manager PLN UP3 Palu, Ansar, kepada Kepala SMP Negeri 1 Palu, Yusri, SPd MPd. Momen penuh hangat tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, SPd MPd serta Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Palu, Natallia Revianto, bersama jajaran guru dan perwakilan siswa.
Dalam keterangan resminya pada Kamis (06/08/2026), Manager PLN UP3 Palu, Ansar, menyampaikan bahwa komitmen korporasi dalam menjaga keandalan pasokan listrik senantiasa berjalan selaras dengan upaya menciptakan nilai tambah sosial (creating shared value) bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap fasilitas PC dan jaringan internet ini dapat dioptimalkan secara maksimal untuk kegiatan pembelajaran sehari-hari. Pelatihan digital yang kami berikan kepada tenaga pendidik juga diharapkan mampu memperkaya metode mengajar agar lebih interaktif dan inovatif,” tutur Ansar.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, yang menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memodernisasi ekosistem pendidikan daerah.
“Transformasi digital di sektor pendidikan memerlukan kolaborasi lintas sektor. Langkah PLN melalui program TJSL ini menjadi teladan nyata dalam memberikan dampak langsung bagi peningkatan mutu sekolah dan kapasitas guru. Kami berharap sinergi ini berlanjut ke sekolah-sekolah lainnya,” ungkap Hardi.
Penguatan fasilitas TIK di sekolah kini menjadi kebutuhan krusial, terlebih dalam menunjang implementasi Kurikulum Merdeka yang menuntut integrasi teknologi serta pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Bantuan komprehensif PLN yang mencakup aspek perangkat keras hingga peningkatan kapasitas guru dipastikan membawa dampak jangka panjang bagi ribuan siswa di sekolah tersebut.
Rasa syukur mendalam diungkapkan Kepala SMP Negeri 1 Palu, Yusri. Ia menegaskan kesiapan pihak sekolah untuk merawat dan memanfaatkannya secara maksimal.
“Bantuan ini merupakan anugerah besar bagi sekolah kami. Fasilitas komputer dan perangkat pendukung ini akan sangat membantu siswa dalam mengeksplorasi ilmu pengetahuan secara digital. Kami berkomitmen untuk menjaga dan memanfaatkan seluruh sarana ini sebaik-baiknya demi mencetak lulusan yang cerdas dan berkarakter,” ungkap Yusri. (**)
Editor: Ady Putong


Discussion about this post