Manado, Barta1.com – Banyak keuntungan jika sekolah dikelolah secara profesional. Plus mutu pendidikan yang diterapkan karena berimbas pada perhatian pemerintah pusat.
Seperti halnya SMA Negeri 7 Manado yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai sekolah zonasi.
“Ditetapnya sebagai sekolah zonasi. Sebab, SMA Negeri 7 Manado unggul dan memenuhi beberapa kriteria dibandingkan sekolah lain. Seperti standar pendidikan, managemen berbasis sekolah, melaksanakan praktek baik dalam pembelajaran dan prestasi sekolah akademik maupun non akademik,” ujar Kepala SMA Negeri 7 Manado, Grace Lowing, akhir pekan lalu.
Wakil Kepala Sekolah Bagian Sarana dan Prasarana, Alther Rarung menjelaskan, sekolah ini mendapatkan bantuan program zonasi dalam upaya mengembangkan mutu pendidikan yakni sebesar Rp 100 juta. “Tak hanya itu tercatat juga lima sekolah keciprat program zonasi tersebut yakni SMAN 2 Manado, SMAN 6 Manado, SMA Prisma Manado, SMA Citra Kasih dan SMA Don Bosco Manado,” ungkapnya.
Anggarannya untuk apa? Kata dia nantinya SMA Negeri 7 Manado akan melaksanakan berbagai kegiatan berupa in house training, berupa materi penyusunan pelajaran Sains Teknologi Engineering Matematik (STEM), cara penggunaan modul elektronik, e-raport, vidio belajar bersama dan lain-lainnya. “Materi-materi seperti itu yang diterima sekolah zonasi atau dulu namanya sekolah imbas,” ujarnya.
Implementasi semua materi-materi tadi melalui guru pendamping untuk melatih pembuatan RPP yang berhubungan dengan rencana pembelajaran. “Kami berharap lima sekolah tadi benar-benar menerima pembelajaran itu dengan baik,” pungkasnya.
Peliput: Agustinus Hari

Discussion about this post