Jakarta, Barta1.com — PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi nasional dengan memperkuat kolaborasi bersama pelaku industri. Melalui layanan listrik hijau dan inisiatif strategis, PLN berupaya mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang sejalan dengan target pembangunan pemerintah.
Chief Investment Officer Danantara, Pandu Patria Sjahrir, dalam kegiatan Enterprise Customer Gathering 2025 baru-baru menyatakan, Danantara menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan agenda pembangunan ekonomi hijau.
“Energi terbarukan akan menjadi fokus utama, infrastruktur digital juga menjadi prioritas. PLN adalah kunci ketika berbicara tentang masa depan industri,” ujarnya.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut bahwa transformasi energi membutuhkan sinergi erat antara PLN dan industri. Menurutnya, keberhasilan ini akan menarik lebih banyak investasi, memperluas penciptaan lapangan kerja, dan menyejahterakan masyarakat.
“Kami akan menyeimbangkan antara pertumbuhan dan keberlanjutan lingkungan,” tegasnya.
Country Director World Resources Institute (WRI) Indonesia, Nirarta Samadhi, menilai green growth bukan lagi sekadar alternatif, melainkan paradigma utama pembangunan. Menurutnya, PLN memegang peran strategis dalam memastikan transisi energi yang adil dan terarah.
“Kolaborasi PLN dengan sektor swasta harus dipandang sebagai kemitraan strategis, bukan sekadar relasi konsumen–penyedia,” katanya.
Transformasi PLN dalam penyediaan energi hijau dimulai sejak 2019 melalui kerja sama dengan WRI Indonesia dalam inisiatif Clean Energy Investment Accelerator (CEIA). Program ini melahirkan dua produk unggulan, yakni Renewable Energy Certificate (REC) dan Green Energy as A Service (GEAS) yang menyediakan listrik hijau langsung bagi industri.
Hingga 2025, layanan REC telah dimanfaatkan oleh 7.354 pelanggan industri dan komersial. Sementara GEAS menjadi solusi pasokan listrik hijau jangka panjang yang mendukung industri besar dalam menurunkan emisi karbon dan meningkatkan daya saing produk di pasar global.
President Director PT Nike Indonesia, Joseph Warren, menuturkan bahwa pihaknya merasakan manfaat signifikan dari layanan REC PLN.
“Kami menunggu inovasi-inovasi selanjutnya dari PLN dan Danantara untuk menghasilkan produk energi baru terbarukan yang tidak hanya dapat diakses dan kredibel, tetapi juga terjangkau,” ujarnya.
Melalui strategi ini, PLN optimistis mampu mempercepat pencapaian target bauran energi terbarukan nasional. Dengan dukungan industri dan inovasi berkelanjutan, PLN berharap Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam pasar energi hijau regional sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post