Sangihe, Barta1.com — Merebaknya Covid-19 di Kepulauan Sangihe pasca terpaparnya 42 karyawan Megaria Super Market membuat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengambil langkah tegas.
Rabu (23/06/2021) Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana memimpin pelaksanaan rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati dalam kaitannya untuk mempercepat pelaksanaan vaksin hingga ke kampung-kampung.
Dalam kesempatan tersebut mencuat kembali pemberlakukan ketat terkait dengan berbagai aktivitas masyarakat, penanganan Covid-19 dan ajakan untuk ambil bagian dalam vaksinasi.
“Pihak kepolisian sendiri akan memaksimalkan lagi pengetatan berbagai aktivitas masyarakat terkait dengan penanganan Covid-19 dan berharap bersama Satuan Gugus Tugas untuk terus melakukan pendekatan ke masyarakat terkait ajakan vaksinasi untuk memutus rantai penyebaran covid 19,” kata Kapolres Sangihe Tony Budhi Susetyo.
Sementara itu Dandim 1301 Santiago Kolonel Infantri Rachmat Christanto meminta agar Satuan Gugus Tugas segera melakukan pemeriksaan mendetail terhadap terjadinya Cluister Megaria Super Market yang sudah mencapai 42 orang positif Covid 19.
“Hal ini kita lakukan agar bisa mengetahui secara pasti dari awal terjadinya klaster Megaria untuk kedepannya kita antisipasi bersama,” ujar Christanto yang baru saja menyelesaikan tugasnya sebagai Dandim di daerah kepulauan ini.
Bupati Jabes Ezar Gaghana sendiri mengharapkan agar Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat Sangihe dapat bersama-sama menuntaskan penyebaran Covid-19 pasca munculnya klaster Megaria Supermarket.
“Sehinga saya meminta agar setiap anggota keluarga karyawan Megaria Super Market di tracing juga. Pemberlakuan PPKM Mikro wajib dilakukan, pembatasan angkutan transportasi laut ke luar dan masuk Sangihe diperketat hingga tracing disejumlah fasilitas publik dan pemerintah kembali diberlakukan,” ungkap Gaghana. (*)
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post