• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 30, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

Warga Karame Keluhkan Bendungan DAS Tondano tak Kunjung Selesai

by Redaksi Barta1
7 April 2021
in Politik
0
Warga Karame Keluhkan Bendungan DAS Tondano tak Kunjung Selesai

Reses Anggota DPRD Sulut, Yongkie Limen. (foto: meikel/ barta1)

0
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Turun reses di Kelurahan Karame, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Anggota DPRD Sulut, Yongkie Limen disambut pertanyaan terkait pembangunan tanggul di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano yang dinilai warga tidak kunjung selesai hingga saat ini. “Pembangunan DAS Tondano harus diselesaikan secara tuntas. Bagimana dengan pembangunan tanggul untuk daerah DAS Tondano, jangan dibiarkan begitu saja, nanti akan rusak lagi,” ungkap warga Kelurahan Karame, Oni Ma’i, Selasa (7/4/2021).

Pembangunannya sudah berhenti beberapa tahun terkahir ini. “Padahal satu tahun ini masyarakat sering mengalami banjir. Tahun ini masuk ke 2 kalinya. Masalah ini perlu menjadi perhatian,” ucapnya sembari berharap, aspirasi ini dapat ditindaklanjuti untuk kepentingan dan kenyamanan masyarakat yang tinggal di area DAS Tondano ini.

Yongkie Limen menanggapi bahwa pekerjaan pembangunan talud DAS Tondano terhenti diakibatkan permasalahan pembebasan lahan warga yang tinggal di pesisir DAS. “Tapi tahun ini persoalan tanah sudah diselesaikan oleh pemerintah,” jelasnya.

Karena pemerintah membuat program untuk kepentingan masyarakat. “Mudah-mudahan tahun ini akan dilanjutkan kembali karena masalah tanah sudah diselesaikan,” pungkasnya.

Peliput : Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: karameYongkie Limen
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Kepala BNPB Tinjau Lokasi Bencana Flores Timur, Begini Kondisinya

Kepala BNPB Tinjau Lokasi Bencana Flores Timur, Begini Kondisinya

Discussion about this post

Berita Terkini

  • RSUD Liun Kendage Akui Kekosongan Obat, Sebut Dampak Transisi Pengadaan 29 April 2026
  • RSUD Liun Kendage Gandeng Dekopinda untuk Menata Usaha di Lingkungan Rumah Sakit 29 April 2026
  • Menyiapkan Generasi Vokasi di Era Digital: Kuliah Umum Polimdo Angkat Isu Digital Marketing dan Keuangan Praktis 29 April 2026
  • RDP DPRD Sulut: Pokir Lenyap, Bantuan Rumah Ibadah Tak Ada di Tomohon 29 April 2026
  • Polresta Manado Perang Lawan Bandar Narkoba: 141 Paket Sabu dan 5.264 Butir Obat Keras Gagal Beredar 29 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In