• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Selasa, September 1, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

Makisanti Desak Pemprov Sulut Dahulukan Kebutuhan Masyarakatnya, Baru Keluar: Ratusan Terdampak Abrasi di Kakas

by Meikel Eki Pontolondo
1 September 2026
in Politik
0
Makisanti Desak Pemprov Sulut Dahulukan Kebutuhan Masyarakatnya, Baru Keluar: Ratusan Terdampak Abrasi di Kakas
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Persoalan akuntabilitas dan responsivitas belanja menjadi sorotan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Pierre Makisanti, saat mempertanyakan kebijakan belanja daerah kepada Ketua TAPD Sulut, Tahlis Galang, dalam rapat di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Senin (31/09/2026).

Pierre menilai, perubahan KUA dan PPAS semestinya tidak hanya berbicara mengenai angka dan alokasi anggaran, tetapi juga harus mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat dan mendesak.

“Perubahan KUA dan PPAS salah satunya adalah akuntabilitas dan responsivitas belanja. Di sini mengakomodasi kebutuhan darurat dan mendesak. Saya menyoroti dokumen yang disampaikan kepada kami,” ujarnya.

Dalam menyampaikan kritiknya, Pierre menggunakan sebuah peribahasa untuk menggambarkan kondisi yang menurutnya perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Semut di ujung laut kelihatan, tetapi gajah di depan mata tidak kelihatan,” katanya.

Menurutnya, dalam rapat paripurna sebelumnya, ia telah menyampaikan adanya persoalan serius yang terjadi di sejumlah daerah di Sulut. Namun, hingga kini, menurut Pierre, belum terlihat tindakan konkret dari Pemerintah Provinsi Sulut untuk menangani persoalan tersebut.

“Namun, kita memberikan bantuan kepada pihak luar. Kita susah-susah mencari PAD, tetapi kemudian dikeluarkan. Saya tidak menyalahkan persoalan itu, tetapi artinya harus dipenuhi dahulu apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Sulut, baru memperhatikan keluar,” tegasnya.

Pierre kemudian kembali menyoroti persoalan abrasi yang terjadi di wilayah Kakas. Ia mengingatkan bahwa persoalan tersebut belum ditangani secara serius, sementara dampaknya telah mengancam masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.

“Hal ini sering saya sampaikan terkait dengan abrasi laut. Di situ ada ratusan masyarakat yang terancam. Artinya, di sini ada TAPD Provinsi Sulut dan DPRD Banggar. Saya menyarankan, kalau bisa, perhatikan dahulu masyarakat kita di Sulut. Perhatikan dahulu kebutuhan masyarakat. Ini kan sesuai dengan akomodasi kebutuhan darurat. Tolong kebutuhan ini diprioritaskan untuk masyarakat Sulut,” tegasnya.

Namun, apa yang disampaikan Pierre belum sempat mendapatkan jawaban dari Ketua TAPD Sulut, Tahlis Galang. Pembahasan rapat terpaksa diskorsing oleh Ketua DPRD Provinsi Sulut, Fransiskus Andi Silangen.

Jawaban dari pihak TAPD Sulut atas sorotan tersebut dijadwalkan akan disampaikan dalam lanjutan pembahasan pada Selasa (01/09/2026). (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: DPRD Sulutfransiskus andi silangenPiere MakisantiTahlis GalangTAPD Sulut
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Soroti Retribusi RS ODSK dan Gaji THL, Vonny Paat: Jangan Sampai Dibayar Tahun Berikutnya

Soroti Retribusi RS ODSK dan Gaji THL, Vonny Paat: Jangan Sampai Dibayar Tahun Berikutnya

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Soroti Retribusi RS ODSK dan Gaji THL, Vonny Paat: Jangan Sampai Dibayar Tahun Berikutnya 1 September 2026
  • Makisanti Desak Pemprov Sulut Dahulukan Kebutuhan Masyarakatnya, Baru Keluar: Ratusan Terdampak Abrasi di Kakas 1 September 2026
  • Data KUA-PPAS 2026 Tak Sinkron, Piere Makisanti Desak TAPD Sulut Beri Penjelasan 1 September 2026
  • Retribusi Daerah Melonjak, Amir Liputo Desak TAPD Sulut Ungkap Kebijakan Mendasar 1 September 2026
  • Soroti Kondisi RS ODSK dan Dana Transfer, Liputo Desak TAPD Sulut Terbuka Soal Kebijakan Anggaran 1 September 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In