Manado, Barta1.com – Persoalan kecocokan data mencuat dalam pembahasan perubahan KUA-PPAS 2026 di DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Anggota Badan Anggaran (Banggar), Piere Makisanti, mendorong agar data dalam dokumen KUA dan PPAS terlebih dahulu dicocokkan sebelum pembahasan dilanjutkan.
Hal tersebut disampaikan Piere dalam rapat di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Senin (31/08/2026).
“Kita harus mencocokkan data yang ada antara KUA dan PPAS. Menurut hemat saya, tidak bisa dipisahkan, karena ada dalam suatu bagian kata yang tidak terpisahkan,” ungkap Piere.
Ia menjelaskan, setelah membuka dokumen KUA-PPAS 2026, dirinya menemukan adanya perbedaan angka dalam dokumen tersebut.
“Per bulan KUA-PPAS 2026 berbeda. Saya ada datanya. Seharusnya ini disesuaikan dahulu, agar kita benar-benar membahas dalam Banggar, supaya paham betul. Angka-angka ini tidak dapat dipermainkan, artinya ini harus sama,” tuturnya.
Menurut Piere, angka dalam KUA-PPAS 2026 telah mengalami perubahan. Jika memang terdapat perubahan, menurut dia, angka tersebut harus tercermin secara konsisten pada bagian atau angka selanjutnya.
“Kalaupun itu masalah perubahan, angka perubahan harus ada di angka selanjutnya,” ujarnya.
Ia pun menyoroti adanya ketidaksesuaian pada tabel yang diterima pihaknya.
“Namun, di dalam tabel yang kami dapatkan, di sini angkanya sudah berubah sesuai dengan apa yang disepakati. Seharusnya ini tidak berubah,” tambahnya.
Piere menilai, sebelum pembahasan masuk ke tahap selanjutnya, persoalan perbedaan data tersebut harus terlebih dahulu diselesaikan agar pembahasan Banggar memiliki dasar angka yang jelas dan konsisten.
“Saya rasa masalah ini harus diselesaikan dahulu,” tegasnya.
Pertanyaan yang disampaikan kader PDI Perjuangan tersebut belum mendapatkan jawaban dari Ketua TAPD Sulut, Tahlis Galang, bersama jajarannya, akibat diskorsing oleh Ketua DPRD Provinsi Sulut, Fransiskus Andi Silangen.
Pembahasan dijadwalkan akan dilanjutkan pada Selasa (01/09/2026), termasuk untuk menindaklanjuti persoalan data KUA-PPAS 2026 yang dipertanyakan Piere. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post