• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Bukan Cuma Jaga Pasokan Listrik, Begini Cara PLN UP3 Tahuna ‘Menyulap’ Sampah Organik Demi Bumi

by Ady Putong
12 Agustus 2026
in Daerah, Webtorial
0
Miss Celine Army Sandil menyampaikan pesan terkait penggunaan eco-enzyme untuk pelestarian lingkungan. (foto: Humas PLN)

Miss Celine Army Sandil menyampaikan pesan terkait penggunaan eco-enzyme untuk pelestarian lingkungan. (foto: Humas PLN)

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tahuna, Barta1.com – Peran PT PLN (Persero) rupanya tak sekadar menjaga nyala lampu di rumah-rumah warga. Mengambil langkah out of the box, PLN UP3 Tahuna berinisiatif menyulap tumpukan sampah organik menjadi ‘energi’ baru bagi kelestarian lingkungan hidup melalui gelaran Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik.

Langkah progresif ini menjadi sangat relevan dan mendesak jika melihat potret timbulan limbah saat ini. Merujuk pada data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), komposisi sampah sisa makanan atau organik di Indonesia rata-rata mendominasi hingga lebih dari 45 persen dari total timbulan sampah.

Di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe sendiri, volume sampah harian tercatat mencapai kisaran 70 ton, yang sebagian besarnya berpotensi menjadi sumber gas metana dan membebani Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) jika tidak dikelola sejak dari sumbernya.

Menyadari urgensi tersebut, PLN UP3 Tahuna melibatkan seluruh elemen kerjanya—mulai dari jajaran pegawai, Tenaga Alih Daya (TAD), hingga petugas keamanan (security)—untuk ambil bagian dalam aksi hijau ini. Inisiatif kolaboratif ini bermuara pada penguatan budaya kerja berprinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang tengah dicanangkan secara masif oleh perseroan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, memberikan apresiasi tinggi terhadap gebrakan yang dimulai dari unit terdepan ini. Menurutnya, penerapan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan tidak butuh panggung besar, melainkan harus dibiasakan dari tindakan-tindakan kecil di area kerja dan rumah tangga.

“Komitmen PLN dalam mendukung transisi energi dan keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik hijau, tetapi juga lewat budaya insan PLN yang sadar lingkungan. Inisiatif pengolahan sampah organik di Tahuna ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pencapaian Net Zero Emissions. Saya berharap semangat menjaga kelestarian bumi ini dapat terus digelorakan dan dijadikan standar perilaku sehari-hari oleh seluruh pegawai,” tutur Usman.

Visi keberlanjutan tersebut diamini secara penuh oleh Manager PT PLN (Persero) UP3 Tahuna, Eko Yuwono. Ia memandang integritas sebuah perusahaan penyedia energi di era modern turut ditakar dari seberapa peduli mereka terhadap jejak ekologis yang ditinggalkan dari setiap aktivitas bisnisnya.

“Keandalan listrik tidak hanya diukur dari kualitas pelayanan kepada pelanggan, tetapi juga dari bagaimana PLN mampu menjalankan operasional yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui sosialisasi ini, kami ingin menanamkan budaya peduli lingkungan agar dimulai dari langkah sederhana, seperti memilah dan mengolah sampah organik secara benar. Kami berharap edukasi ini diterapkan secara konsisten sehingga berdampak positif bagi masyarakat maupun perusahaan,” ujar Eko.

Demi memastikan program ini berjalan efektif dan bukan sekadar wacana, PLN menggandeng dua pakar andal sebagai narasumber yang memberikan materi komprehensif. Mereka adalah Anderson Sandil, SST selaku Penyuluh Pertanian Ahli Pertama Kementan RI (BPPSDMP Co-Working Kab. Kepulauan Sangihe) dan Celline Army Sandil, seorang Trainer Eco Enzyme Nusantara, yang turun langsung membedah teknik pengolahan limbah rumah tangga menjadi kompos hingga cairan multifungsi eco enzyme.

Anderson Sandil dalam sesinya menekankan pola pikir linier berupa take-make-dispose (ambil-pakai-buang) harus segera ditinggalkan masyarakat.

“Sebagian besar sampah rumah tangga adalah sampah organik yang bernilai guna tinggi jika diolah menjadi kompos atau eco enzyme. Apabila pemilahan dilakukan secara konsisten dari lingkungan kerja dan rumah tangga, kita tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga menciptakan produk pendukung pertanian yang ramah lingkungan. Kesadaran kolektif inilah yang terus kita bangun bersama PLN,” jelas Anderson.

Pada akhirnya, aksi nyata yang diorkestrasi oleh PLN UP3 Tahuna ini membuktikan operasional kelistrikan dan pelestarian bumi adalah dua sisi keping koin yang bisa berjalan beriringan.

Melalui integrasi edukasi keberlanjutan yang konsisten, PLN berharap dapat menekan volume limbah domestik, menyumbang nilai tambah ekonomi sirkular bagi masyarakat sekitar dan mewariskan pijakan bumi yang lebih bersih untuk masa depan. (**)

Editor: Ady Putong

Barta1.Com
Tags: Eco Enzymekelestarian lingkungan Sangihepengelolaan sampah KLHKPengolahan Sampah OrganikPLN UID SuluttenggoPLN UP3 Tahunaprogram ESG PLNtarget Net Zero Emissiontransisi energi
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Bantuan pemasangan sambungan listrik gratis untuk warga Kepulauan Talaud. (foto: Humas PLN)

Tinggalkan Pelita Minyak, PLN Wujudkan Mimpi Listrik Gratis bagi Keluarga Prasejahtera di Beranda Utara

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Pengawalan Berlapis PLN Sukseskan Tomohon International Flower Festival 2026 12 Agustus 2026
  • Tinggalkan Pelita Minyak, PLN Wujudkan Mimpi Listrik Gratis bagi Keluarga Prasejahtera di Beranda Utara 12 Agustus 2026
  • Bukan Cuma Jaga Pasokan Listrik, Begini Cara PLN UP3 Tahuna ‘Menyulap’ Sampah Organik Demi Bumi 12 Agustus 2026
  • Data BPS dan Dinas Sosial Sulut Dipertanyakan, Runtuwene Soroti Warga Miskin Gagal Terima Bantuan 11 Agustus 2026
  • Pembahasan Banggar–TAPD Sulut Memanas, Selisih Anggaran ESDM Rp300 Juta Dipertanyakan 11 Agustus 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In