Poso, Barta1.com — Sejuknya udara Kota Tentena di tepian Danau Poso menjadi saksi berkumpulnya para tokoh nasional dan lintas daerah dalam hajatan besar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di balik kelancaran diskusi tingkat tinggi dan selebrasi akademis tersebut, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu bekerja di balik layar, mengawal pasokan listrik tanpa kedip demi menopang seluruh rangkaian kegiatan strategis Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) dan Universitas Kristen Tentena (UNKRIT).
Pertemuan bergengsi yang dipusatkan di Gedung Banua Mpogombo, Sangele, Kabupaten Poso, pada Jumat (24/07/2026) lalu tersebut mengusung deretan agenda krusial, mulai dari Seminar Nasional Dana Bagi Hasil (DBH), Kuliah Umum, Pengucapan Syukur UNKRIT, hingga Audisi Wirausaha Muda.
Atmosfer forum kian berbobot berkat kehadiran jajaran pimpinan nasional dan pemda, di antaranya Ketua Umum PIKI Maruarar Sirait, Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero) sekaligus Wakil Ketua Umum PIKI Rizal Calvary Marimbo, Gubernur Sulawesi Tengah, Bupati Poso, Bupati Morowali, Bupati Morowali Utara, Anggota DPD RI Febriyanthi Hongkiriwang, serta Rektor UNKRIT Pdt Dr I Ketut Yakobus STh, MSi.
Guna memagari acara vital ini dari bahaya pemadaman, PLN UP3 Palu menerapkan skema pengamanan listrik berlapis dengan mengandalkan pasokan utama dari Penyulang Express Tentena Jurusan Dalam Kota.
Kesiapsiagaan ini diperkuat oleh kondisi kelistrikan sistem Sulawesi Tengah yang kian solid, di mana pasokan daya kawasan Poso dan sekitarnya didukung penuh oleh Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso berkapasitas total 515 MW yang menjadi salah satu tulang punggung energi bersih terbesar di kawasan Indonesia Timur.
Di arena kegiatan, ketegangan teknis diredam lewat profesionalisme personel yang bersiaga penuh. Manager PLN UP3 Palu, Ansar, memimpin langsung tim gabungan yang terdiri dari petugas Pelayanan Teknik (Yantek), pegawai PLN, hingga personel elite Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
Tak hanya mengandalkan jaringan utama yang telah diinspeksi ketat, PLN juga menempatkan Uninterruptible Power Supply (UPS) Mobile berkapasitas 100 kVA dan satu unit genset backup 50 kVA sebagai benteng pertahanan terakhir.
“Momentum menjelang HUT ke-81 RI menjadi pengingat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. PLN tidak hanya menyediakan energi, tetapi juga memastikan setiap kegiatan strategis yang mendukung pendidikan, SDM, hingga ekonomi dapat berlangsung tanpa kendala. Personel kami siaga penuh dari tahap persiapan hingga akhir acara,” tegas Manager PLN UP3 Palu, Ansar.
Dari tingkatan manajemen puncak wilayah, keandalan listrik pada forum PIKI-UNKRIT ini dipandang sebagai refleksi dari misi besar PLN dalam mengawal pemerataan pembangunan. General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menyatakan bahwa kesiapan sistem kelistrikan di seluruh wilayah kerjanya merupakan komitmen mutlak untuk mendorong akselerasi kemajuan daerah kepulauan dan pedalaman.
“Semangat HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi motivasi bagi PLN untuk terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan sebagai penggerak pembangunan di berbagai sektor. Kami berkomitmen menghadirkan layanan berkualitas melalui kesiapan infrastruktur, teknologi, dan SDM yang profesional. Listrik yang andal adalah fondasi bagi Indonesia yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera,” ungkap Usman Bangun.
Dukungan pasokan energi yang stabil ini terbukti menjadi elemen krusial bagi keberlangsungan acara, khususnya pada sesi Audisi Wirausaha Muda dan Seminar Nasional DBH yang membutuhkan kelancaran fasilitas audio visual serta jaringan komunikasi secara real-time.
Sinergi antara PLN dan sektor pendidikan di kawasan Sulawesi Tengah ini mempertegas peran infrastruktur energi sebagai enabler pertumbuhan ekonomi daerah, di mana pertumbuhan konsumsi listrik di wilayah Sulteng terus mencatatkan tren positif seiring pesatnya investasi industri dan pengembangan SDM lokal.
Apresiasi mendalam pun mengalir dari pimpinan institusi akademis tuan rumah. Rektor Universitas Kristen Tentena, Pdt. Dr. I Ketut Yakobus, S.Th., M.Si., mengutarakan rasa terima kasihnya atas pengawalan ketat tim PLN yang membuat seluruh prosesi agenda berjalan dengan tenang dan khidmat.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PLN atas dukungan luar biasa dalam menjaga keandalan listrik. Pasokan listrik yang stabil memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta dan tamu undangan, sehingga acara dapat terlaksana dengan tertib, khidmat, dan sukses. Sinergi ini menjadi wujud nyata kolaborasi dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan daerah,” terang Ketut Yakobus.
Melalui keberhasilan pengawalan di Tentena ini, PLN UID Suluttenggo tidak hanya membuktikan keandalan teknis di lapangan, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai mitra strategis pembangunan di jantung Sulawesi Tengah. Menyongsong usia ke-81 Republik Indonesia, pijar listrik yang andal di tanah Poso menjadi simbol optimisme bahwa pemerataan kualitas energi siap menerangi setiap langkah kemajuan bangsa hingga ke pelosok daerah. (**)
Editor: Ady Putong

Discussion about this post