Manado, Barta1.com — Direktur Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Dra. Maryke Alelo, MBA menyambut hangat kepulangan 10 mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis (AB) dan 15 mahasiswa Jurusan Pariwisata usai menjalani program magang di Jepang. Penyambutan tersebut berlangsung di ruang rapat lantai 3 Gedung Utama Polimdo, Jumat (8/5/2026).

Dalam sambutannya, Maryke menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan program magang internasional tersebut. Ia berharap pengalaman selama berada di Jepang dapat menjadi nilai pembeda bagi para mahasiswa dibandingkan dengan mahasiswa lainnya.

“Selamat datang kembali di Polimdo. Kalian harus menjadi pembeda karena sudah belajar banyak hal, bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga etika dan budaya di Jepang,” ujar Maryke.
Perempuan berdarah Sangihe itu juga mendorong para mahasiswa untuk terus memanfaatkan peluang belajar di luar negeri, termasuk jika ada kesempatan melanjutkan pengalaman di China.
“Kalau ada kesempatan lagi ke China, silakan ambil. Bahkan tugas akhir pun bisa dikerjakan dari sana. Teknologi sekarang sudah sangat terbuka. Konsultasi bisa lewat Zoom atau video call, bahkan ujian dari China atau Jepang juga bisa dilakukan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Maryke didampingi Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Juliet Makinggung, SE., MSi serta Ketua Jurusan Administrasi Bisnis Polimdo, Diana Roweina Maramis, SE., MSi.
Maryke menjelaskan, mahasiswa AB menjalani magang di luar program studi reguler, namun tetap relevan untuk meningkatkan soft skill yang dibutuhkan dalam pengembangan kompetensi mereka. Sementara itu, mahasiswa Pariwisata menjalani program yang masih sejalan dengan bidang studinya, meski di luar jalur reguler.
“Magang ini memberi pengalaman yang berbeda karena mahasiswa belajar di luar program studi sekaligus di luar program reguler,” tambahnya.
Tak hanya berbicara soal akademik dan pengalaman kerja, Maryke juga mengingatkan para mahasiswa agar tidak melupakan keluarga, terutama orang tua, setelah kembali ke Indonesia dan memperoleh penghasilan.
“Kalau sudah punya uang, jangan lupa bahagiakan orang tua. Meski hanya membelikan sepatu, dasi, hal-hal kecil seperti itu sangat berarti,” pesannya.
Sementara itu, Juliet Makinggung menjelaskan bahwa sertifikat yang diperoleh mahasiswa dari perusahaan di Jepang nantinya akan menjadi bagian dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).
Ia juga mengungkapkan bahwa dua mahasiswa berhasil meraih penghargaan khusus dari perusahaan tempat mereka magang di Jepang, yakni Josbert Israel Jeskrispen Koampa dan Jiniver Debora Panambunan, keduanya dari Jurusan AB Polimdo.
Menurut Juliet, penghargaan yang diterima Josbert diberikan langsung oleh pimpinan perusahaan di Jepang atas kontribusi dan dedikasinya selama bekerja pada tahun 2025.
“Josbert dinilai mampu menjadi contoh bagi karyawan lain dalam menciptakan pelayanan penginapan osen yang menjadi sumber senyuman bagi tamu dan karyawan. Ini merupakan bentuk penghargaan atas usaha dan prestasi yang luar biasa,” jelasnya.
Sementara itu, Josbert mengaku bersyukur dan bangga atas penghargaan yang diterimanya, meskipun bidang magang yang dijalani tidak sepenuhnya sesuai dengan program studinya.
“Tentu saya sangat bahagia dan senang. Di Jepang, setiap pekerjaan benar-benar dihargai,” katanya.
Ketua Jurusan AB Polimdo, Diana Roweina Maramis, turut menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah membawa nama baik kampus selama menjalani magang di Jepang. Ia juga berterima kasih kepada pimpinan Polimdo yang terus mendukung pengembangan mahasiswa melalui program internasional.
“Apalagi ada dua mahasiswa AB yang mendapatkan penghargaan dari perusahaan di Jepang, ini pencapaian yang luar biasa. Ke depan, kami akan terus mengirim mahasiswa untuk magang di luar negeri. Kami optimistis prestasi seperti ini akan terus terulang,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post