Sangihe, Barta1.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe meresmikan Gedung Olahraga (GOR) Membara di Kelurahan Manente, Kecamatan Tahuna, Jumat, (20/2/2026). Peresmian fasilitas olahraga yang berjarak sekitar lima menit dari pusat Kota Tahuna itu menjadi panggung bagi Bupati Michael Thungari, dan Wakil Bupati Tendris Bulahari (Tuari) menegaskan arah pemerintahan mereka memasuki tahun kedua masa jabatan.
Didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari, Thungari hadir bersama unsur DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, kepala dinas, pelatih cabang olahraga, tokoh agama, hingga komunitas kepemudaan. Di hadapan para undangan, ia mengawali sambutan dengan refleksi satu tahun kepemimpinan.
“Di usia saya 37 tahun dan pak wakil 34 tahun, tidak gampang memikul beban ini,” kata Thungari. Ia menyebut dinamika politik dan keterbatasan anggaran sebagai tantangan utama pada tahun pertama pemerintahannya. Namun, ia mengklaim terus belajar dari jajaran birokrasi dan para tokoh masyarakat.
Thungari menekankan pentingnya keharmonisan antara kepala daerah dan wakil kepala daerah. Menurut dia, relasi yang solid di tingkat pimpinan berdampak langsung pada kenyamanan aparatur sipil negara dalam bekerja dan pada akhirnya memengaruhi kinerja pelayanan publik.
Selain meresmikan gedung olahraga, Thungari memaparkan capaian ekonomi daerah. Berdasarkan data 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Sangihe disebut mencapai sekitar 7,7 persen, melampaui rata-rata Provinsi Sulawesi Utara yang berada di kisaran 7,2 persen. “Ini kerja bersama seluruh perangkat daerah dan masyarakat,” ujarnya.
GOR Membara dibangun dengan anggaran sekitar Rp 9 miliar, melanjutkan fondasi yang telah ada sebelumnya. Gedung dengan luas area utama sekitar 1.000 meter persegi itu diperkirakan mampu menampung hingga 3.500 orang. Fasilitasnya mencakup sejumlah ruang pendukung serta 14 unit toilet dan kamar mandi. Sirkulasi udara dirancang terbuka tanpa pendingin ruangan.
Pemerintah daerah memprioritaskan penggunaan gedung untuk kegiatan olahraga, termasuk rencana Bupati Cup Tinju pada April mendatang yang akan menghadirkan peserta tingkat Sulawesi Utara. Namun, gedung itu juga dibuka untuk kegiatan keagamaan dan kepemudaan. Untuk kegiatan keagamaan, pemerintah membebaskan biaya sewa. “Adapun kegiatan berbayar atau bertiket akan dikenakan kontribusi untuk operasional,” kata Thungari.
Di luar proyek GOR, Thungari menyinggung sejumlah program lain seperti penambahan armada pengangkut sampah, pembangunan jalan, dan penyediaan rumah singgah bagi warga kepulauan yang datang ke Tahuna.
Ia juga mengakui persoalan kelistrikan masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah bersama PLN. Upaya perbaikan, kata dia, terus dilakukan meski tidak bisa diselesaikan secara instan.
Menutup sambutan, Thungari menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa bagi umat Muslim serta mengajak masyarakat menjaga kebersamaan dan kerukunan di Kepulauan Sangihe.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post