SANGIHE, BARTA1.COM – Mahasiswa Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) menggelar aksi penggalangan dana bertajuk “Peduli Siau” sebagai bentuk solidaritas terhadap korban banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Aksi tersebut dilakukan di sejumlah titik strategis di Kota Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan melibatkan berbagai organisasi kemahasiswaan.
Banjir bandang melanda Pulau Siau pada Senin dini hari, (5/1/2026), sekitar pukul 03.00 WITA. Bencana itu dipicu hujan berintensitas tinggi yang menyebabkan aliran sungai meluap secara tiba-tiba dan menerjang permukiman warga. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material, menelan belasan korban jiwa, serta memaksa ratusan warga mengungsi.
Koordinator aksi, Winsen Tapadongko, mengatakan penggalangan dana ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap penderitaan masyarakat terdampak bencana. Menurut dia, peran mahasiswa tidak hanya terbatas pada aktivitas akademik, tetapi juga dituntut peka terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.
“Melalui aksi Peduli Siau, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Polnustar hadir dan peduli terhadap saudara-saudara kami yang tertimpa musibah. Bantuan yang dikumpulkan diharapkan dapat meringankan beban para korban,” kata Winsen, Rabu, (7/1/2026).
Dana yang terkumpul rencananya akan disalurkan melalui posko penanggulangan bencana, baik dalam bentuk bantuan tunai maupun kebutuhan pokok seperti bahan makanan, pakaian layak pakai, dan perlengkapan lainnya.
Aksi kemanusiaan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga turut memberikan sumbangan dan mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang dinilai mampu menggerakkan solidaritas bersama, terutama di wilayah kepulauan yang rawan bencana.
Berdasarkan data sementara, jumlah warga yang mengungsi akibat banjir bandang di Siau mencapai sekitar 682 jiwa. Angka tersebut masih berpotensi berubah seiring proses pendataan yang terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post