Luwuk, Barta1.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Luwuk memastikan kesiapan penuh dan kondisi kelistrikan yang andal di lima kabupaten wilayah kerjanya menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Penegasan ini disampaikan dalam audiensi strategis dengan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt., di Kantor PLN UP3 Luwuk pada Sabtu (06/12/2025).
Kunjungan kerja Anggota DPD RI tersebut diterima langsung oleh Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, bersama seluruh Asisten Manajer. Pertemuan ini berfokus pada pemetaan kondisi terkini infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Tojo Una-Una, dan sebagian Morowali Utara.
Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, menjamin bahwa persiapan siaga Nataru telah dilakukan secara matang demi kontinuitas pasokan energi listrik bagi masyarakat yang akan beribadah dan merayakan tahun baru.
“Kami merasa terhormat atas kunjungan Ibu Febriyanthi. Khusus untuk siaga Nataru, kami sampaikan bahwa kami sudah siap. Sistem kelistrikan di PLN UP3 Luwuk dipastikan andal, tidak ada defisit daya di seluruh sistem, sehingga masyarakat dapat beribadah dan merayakan tahun baru dengan nyaman dan khidmat,” ujar Bogie.
Klaim keandalan pasokan tersebut didukung oleh data per 4 Desember 2025 yang menunjukkan seluruh sistem isolated utama di Luwuk berada dalam posisi surplus daya atau cadangan aman.
Sistem Luwuk – Toili, yang menopang beban terbesar di wilayah tersebut, mencatat Daya Mampu Pembangkit (DMP) sebesar 56,41 MW dengan Beban Puncak (BP) hanya 36,26 MW. Data ini menghasilkan surplus signifikan sebesar 20,15 MW.
Kondisi surplus daya yang aman juga tercatat di Sistem Ampana, Bunta, hingga sistem kelistrikan di kepulauan seperti Sistem Salakan dan Banggai.
Anggota DPD RI, Febriyanthi Hongkiriwang, memberikan apresiasi atas langkah proaktif PLN UP3 Luwuk dan menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga untuk pembangunan daerah.
“Kami berdiskusi banyak tentang kondisi kelistrikan di Banggai Bersaudara dan Tojo Una-Una. Intinya kami berkolaborasi; memetakan apa yang menjadi bagian saya di DPD RI dari sisi legislasi dan penganggaran, serta apa yang menjadi bagian PLN,” ungkap Febriyanthi.
“Harapannya, listrik tetap aman, terutama menghadapi momen krusial Nataru ini dan terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah dia
Menyikapi kesiapan ini, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Suluttenggo, Usman Bangun, memberikan penekanan keandalan pasokan di Luwuk adalah bagian dari komitmen layanan PLN di seluruh Sulawesi Tengah.
“Keandalan listrik di Luwuk dan seluruh wilayah kerja PLN UID Suluttenggo adalah prioritas utama, terutama saat momen perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Natal dan Tahun Baru,” tegas Usman.
“Kami telah menginstruksikan seluruh unit, termasuk PLN UP3 Luwuk, untuk menyiagakan personel dan peralatan secara maksimal selama masa siaga. Kami berkomitmen penuh bahwa masyarakat Sulawesi Tengah dapat menikmati momen Nataru dengan pasokan listrik yang stabil,” tambahnya, mencakup percepatan respon pemulihan gangguan dan penguatan infrastruktur vital.
Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, menambahkan selain siaga jangka pendek, pertemuan ini juga membahas rencana pengembangan kelistrikan jangka panjang, termasuk dorongan untuk memperkuat infrastruktur di wilayah Morowali Utara bagian pesisir (Baturube). (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post