Jakarta, Barta1.com– PT PLN (Persero) secara agresif mendorong adopsi kendaraan listrik (EV) di Indonesia melalui serangkaian insentif biaya yang menggiurkan bagi calon pengguna layanan Home Charging Services (HCS). Insentif utama berupa diskon 50% untuk biaya penyambungan (pasang baru dan tambah daya) serta diskon tarif listrik harian menjadi strategi kunci PLN dalam memfasilitasi pengisian daya EV di rumah.
Langkah ini diambil menyusul peningkatan signifikan jumlah pelanggan HCS yang mencapai 20.053 pelanggan baru pada Semester I 2025, melonjak 239% dari periode sebelumnya. Kenaikan drastis ini mencerminkan tingginya respons positif masyarakat terhadap kemudahan dan ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang ditawarkan PLN.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa insentif ini adalah bagian dari komitmen PLN untuk mempercepat ekosistem EV. “Dengan pertumbuhan EV yang masif. PLN berkomitmen untuk siap sedia membantu masyarakat yang ingin melakukan pengisian daya di rumah dengan mudah melalui layanan Home Charging Services,” kata Darmawan dalam keterangannya baru-baru ini.
Salah satu daya tarik utama adalah promo Home Charging Services 2.0 yang memberikan diskon 50% untuk biaya penyambungan. Sebagai contoh, untuk biaya tambah daya golongan 1 fasa dari 1.300 VA ke 7.700 VA yang awalnya Rp6.201.600 kini hanya perlu dibayar Rp3.100.800. Sementara itu, biaya pasang baru untuk golongan 1 fasa daya 7.700 VA yang normalnya Rp7.461.300 menjadi hanya Rp3.730.650 setelah diskon.
Selain diskon biaya penyambungan, pelanggan HCS juga menikmati insentif tarif listrik. PLN memberikan diskon tarif sebesar 30% untuk pengisian daya kendaraan listrik yang dilakukan pada malam hari, yakni mulai pukul 22:00 hingga 05:00. Seluruh program diskon biaya penyambungan dan tarif ini berlaku mulai 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.
Darmawan menambahkan bahwa kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan HCS telah terbukti, dengan total konsumsi listrik untuk pengisian daya EV mencapai 57.117 MWh pada Semester I 2025, meningkat 179% dari periode sebelumnya. “Tren penggunaan kendaraan listrik yang terus meningkat menjadikan layanan HCS sangat strategis dalam mendukung kebutuhan pengisian daya yang praktis dan efisien di rumah pelanggan,” ucapnya.
Saat ini, PLN juga telah memperkuat kerja sama dengan 22 merek mobil listrik (ATPM) untuk mempermudah pemasangan HCS bagi pemilik kendaraan baru. Hal ini menunjukkan kesiapan PLN dalam mendukung setiap langkah masyarakat beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
Dalam penutupannya, Darmawan mengajak masyarakat luas untuk memanfaatkan momentum promo ini. “Kami mengajak seluruh pelanggan untuk dapat memanfaatkan promo diskon 50% pasang baru dan tambah daya layanan Home Charging Services ini. Segera mendaftar melalui aplikasi PLN Mobile dan nikmati seluruh kemudahan layanan kami,” pungkasnya. (**)
Editor:
Iverdixon Tinungki


Discussion about this post