Surakarta, Barta1.com— PT PLN (Persero) semakin serius dalam mendorong transisi energi bersih di Indonesia. Komitmen ini diwujudkan melalui pemanfaatan layanan Renewable Energy Certificate (REC), sebuah instrumen hukum yang memastikan penggunaan energi hijau oleh pelanggan.
Penegasan ini disampaikan dalam Kuliah Umum di Sekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) yang bertema “PLN Mendukung Penggunaan Green Energy Melalui REC” belum lama ini.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jateng-DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, menjelaskan bahwa REC menjadi pengakuan resmi bagi pelanggan yang berpartisipasi aktif dalam upaya mitigasi perubahan iklim.
“REC memberikan pengakuan resmi kepada pelanggan yang berkomitmen menggunakan energi terbarukan,” ujar Bramantyo dalam keterangan resminya, Jumat (5/12/2025).
Menurutnya, mekanisme REC adalah bagian integral dari strategi besar PLN untuk tidak hanya menyediakan listrik yang andal dan terjangkau, tetapi juga semakin ramah lingkungan. Dengan membeli REC, masyarakat dan perusahaan dapat berperan serta secara langsung dalam mendorong pengembangan dan pemanfaatan sumber energi hijau.
Lebih lanjut, Bramantyo menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, yang menempatkan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai prioritas utama. RUPTL menargetkan peningkatan signifikan dalam bauran energi nasional.
“RUPTL menargetkan 76 persen pembangkit baru berasal dari energi terbarukan, dengan kapasitas EBT mencapai 42,1 GW atau dua kali lipat dari kondisi saat ini,” paparnya. Target ambisius ini menunjukkan keseriusan Pemerintah dan PLN dalam mengalihkan dominasi batu bara menuju energi hijau.
Pengalihan bauran energi tersebut memiliki tujuan yang sangat jelas: memastikan Indonesia berada pada jalur yang tepat menuju target Net Zero Emissions (NZE) 2060. PLN akan terus berinovasi dan mendorong peningkatan bauran energi terbarukan demi mencapai target nasional tersebut.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan listrik yang semakin hijau, semakin andal, dan benar-benar berpihak pada rakyat,” tutup Bramantyo, menekankan peran sentral REC dalam menghadirkan layanan listrik yang berorientasi lingkungan. PLN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan memanfaatkan instrumen REC ini. (**)
Editor:
Iverdixon Tinungki


Discussion about this post