Gorontalo,Barta1.com–PT PLN (Persero) belum lama ini berhasil mencatatkan tonggak penting dalam upaya peningkatan keandalan pasokan listrik di Provinsi Gorontalo. Infrastruktur kelistrikan vital berupa Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV GI Marisa – GI Biomasa telah tuntas dioperasikan setelah melalui proses pembangunan yang intensif.
Pemberian tegangan atau energizing pada Sirkuit 1 SUTT sepanjang 80,59 kilometer sirkuit (kms) ini dilakukan untuk memperkuat jaringan interkoneksi di wilayah tersebut. SUTT ini membentang strategis dari Kecamatan Marisa hingga mencapai Kecamatan Popayato.
Keberhasilan ini dicapai oleh PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara (UPP Sulut). Proyek ini merupakan bagian integral dari Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK) yang lebih besar di Sulawesi.
General Manager PLN UIP Sulawesi, Defiar Anis, mengungkapkan rasa bangganya atas penyelesaian proyek tersebut. Menurutnya, hal ini menunjukkan komitmen PLN dalam menyediakan layanan kelistrikan yang optimal.
“Hal ini merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan. Pembangunan SUTT 150 kV GI Marisa – GI Biomasa terbagi atas tiga seksi, yaitu pekerjaan SUTT 150 kV Marisa – Moutong (Seksi 1), SUTT 150 kV Marisa – Moutong (Seksi 2), dan SUTT 150 kV Pelanggan – Incomer (Marisa-Moutong),” ujar Anis dalam keterangan resminya.
Proyek ambisius ini diselesaikan dalam kurun waktu yang relatif cepat. Tercatat, pembangunan infrastruktur ini hanya membutuhkan 13 bulan sejak pelaksanaan Kick Off Meeting hingga berhasilnya pemberian tegangan.
Secara keseluruhan, SUTT 150 kV GI Marisa – GI Biomasa didukung oleh pembangunan sebanyak 244 tower pendukung. Struktur ini dirancang untuk memastikan stabilitas dan kemampuan transfer daya yang tinggi antar gardu induk.
Anis menambahkan bahwa keberhasilan pengoperasian SUTT ini adalah satu langkah maju menuju terwujudnya Sistem Kelistrikan Sulawesi yang terpadu. “Dengan infrastruktur ini, keandalan pasokan listrik di Gorontalo akan semakin meningkat dan mampu mendukung kebutuhan listrik di masa depan,” tutupnya.( **)
Editor:
Iverdixon Tinungki


Discussion about this post