Manado, Barta1.com — Menjelang Natal 2025, aktivitas kepedulian sosial Persekutuan Rohani Kristen (Perokris) PLN Group Suluttenggo menunjukkan peningkatan jangkauan yang signifikan.
Selain menyasar panti asuhan dan panti jompo di Kota Manado, program Diakonia tahunan ini diperluas hingga menyentuh petugas kebersihan dan dijadwalkan menjangkau gereja-gereja di wilayah terpencil, menegaskan peran PLN sebagai agen pembangunan keagamaan dan sosial yang inklusif.
Revi Aldrian, Ketua Panitia Perayaan Natal PLN Group Suluttenggo, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi kasih adalah agenda rutin yang kini diperluas untuk memaksimalkan dampak sosial.
“Tak hanya di Panti Asuhan dan Panti Werdha, Perokris PLN Suluttenggo juga telah memberikan Bantuan Paket Natura kepada Petugas Kebersihan di seputaran Kota Manado. Selain itu, pada awal bulan Desember, kami juga menjadwalkan penyaluran Diakonia ke Gereja-Gereja yang layak dibantu, khususnya di wilayah terpencil dan membutuhkan,” jelas Revi.
General Manager PLN UID Suluttenggo dan Pembina Perokris, Usman Bangun, mendukung penuh perluasan jangkauan ini, melihatnya sebagai bagian dari tanggung jawab korporasi yang holistik.
“Melalui Perokris dan program kerohanian lainnya, kami berusaha berbuat baik bagi sesama secara langsung, baik dalam aspek sosial, kesehatan, pendidikan, maupun keagamaan,” ujar Usman, menunjukkan komitmen PLN pada aspek non-teknis.
Program penyaluran Diakonia ke gereja-gereja di wilayah terpencil sejalan dengan upaya PLN untuk memastikan keandalan pasokan listrik, terutama di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau.
Keandalan sistem kelistrikan PLN Suluttenggo sangat penting agar kegiatan ibadah di gereja-gereja, baik di pusat kota maupun wilayah terpencil, dapat berlangsung tanpa gangguan, terutama menjelang perayaan Natal yang merupakan momen puncak penggunaan listrik untuk penerangan dan kegiatan rohani.
Sebagai pembuka, penyerahan bantuan Diakonia telah dilakukan pada Kamis (27/11/2025) di Panti Werdha Damai Ranomuut untuk para lansia dan Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan Ringroad Manado untuk anak-anak. Kehadiran pimpinan PLN, termasuk GM Usman Bangun, memperkuat makna dari aksi ini sebagai wujud
“kehadiran kami adalah wujud dari kepedulian bahwa kita semua adalah satu keluarga,” seperti yang disampaikan Usman.
Olva Sumual, Ketua Yayasan Panti Werda Damai, mengungkapkan betapa pentingnya perhatian yang diberikan PLN.
“Kami sangat bersyukur atas berkat dan perhatian dari PLN Suluttenggo. Kehadiran Bapak dan Ibu dari PLN menjadi motivasi dan sukacita bagi kami semua,” kata Olva.
Seluruh kegiatan sosial ini didanai oleh Persembahan Diakonia yang dikumpulkan secara sukarela dari seluruh pegawai Kristen PLN Group Suluttenggo. Mekanisme pengumpulan dana dari anggota Perokris ini menunjukkan solidaritas internal yang kuat, yang kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan, berdasarkan semangat Natal.
Dengan perluasan target bantuan hingga ke gereja-gereja terpencil dan petugas kebersihan, PLN Group Suluttenggo menegaskan posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya unggul dalam pelayanan kelistrikan, tetapi juga berkomitmen secara aktif dan inklusif berperan sebagai agen pembangunan sosial dan keagamaan, membawa energi positif bagi berbagai lapisan masyarakat di wilayah kerjanya. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post