Ciamis, Barta1.com – Akses terhadap kebutuhan dasar berupa listrik dan air bersih menjadi fokus utama dalam implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang digagas PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Program yang diluncurkan di Kampung Adat Kuta, Kecamatan Tambaksari pada 26 November 2025, secara spesifik menyasar peningkatan kesejahteraan dan produktivitas masyarakat melalui dukungan elektrifikasi dan lingkungan.
PLN memberikan bantuan elektrifikasi gratis kepada total 78 anggota Koperasi Desa Merah Putih Karangpaningal.
Bantuan ini merupakan investasi langsung untuk meningkatkan kesejahteraan warga, mengingat listrik sangat penting tidak hanya untuk penerangan rumah tangga, tetapi juga untuk operasional dan peningkatan produktivitas usaha yang dijalankan anggota koperasi.
Selain elektrifikasi, program TJSL ini mencakup penguatan akses air bersih berkelanjutan dan bantuan pengolahan sampah. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, secara khusus memberikan apresiasi atas program pengelolaan sampah yang melibatkan pengolahan dedaunan dan kotoran hewan menjadi kompos organik.
Menurut Herdiat, program kompos ini memiliki signifikansi strategis karena selaras dengan ambisi Pemkab Ciamis untuk dinobatkan sebagai Kabupaten Organik 2026. Program tersebut berfokus pada pengurangan penggunaan pupuk kimia dan peningkatan produksi pupuk organik lokal, yang sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dan dukungan dari pihak seperti PLN.
Herdiat menambahkan, kolaborasi antara Pemkab Ciamis dan PLN ini tidak hanya menyentuh aspek sosial, tetapi juga memperkuat pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan.
Kampung Adat Kuta yang berlokasi di Tambaksari dianggap sebagai front-door Ciamis, yang rencananya akan diperkuat dengan percepatan pembangunan akses jalan pada awal tahun 2026.
Meskipun Kabupaten Ciamis, yang berada di Provinsi Jawa Barat, menikmati Rasio Elektrifikasi yang sangat tinggi (sekitar 99,85%), program bantuan gratis dari PLN ini tetap vital.
Bantuan ini ditujukan kepada kelompok prasejahtera yang berada dalam area jaringan listrik tetapi kesulitan secara finansial untuk melakukan pemasangan baru, sehingga memastikan bahwa kebijakan energi berkeadilan benar-benar dirasakan hingga ke tingkat koperasi desa.
Manager UPT Cirebon dari PLN menegaskan bahwa komitmen perusahaan untuk bersinergi dengan Pemkab Ciamis akan terus berlanjut.
Diharapkan, program TJSL ini tidak hanya menjadi one-time event, tetapi menghasilkan nilai keberlanjutan yang nyata, memperkuat akses energi, menjaga kelestarian lingkungan, dan mendukung budaya lokal Kampung Adat Kuta. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post